taskecil dan iPhone 3G

bambam

Weleh.. nggak terasa ternyata udah lebih dari 4 bulan, taskecil nggak dibongkar-bongkar, apalagi ditambahin isinya.. Alasannya sungguh sangat klise, nggak punya waktu dan nggak sempet untuk berkisah dan berceloteh.. Padahal dalam waktu 4 bulan kemaren ini, banyak banget kejadian yang sebenernya udah mau “dimuntahin” ke dalam taskecil, tapi ya itu tadi.. keburu nggak sempet.. Naaahh, untung, barusan aja waktu lagi browsing AppStore, ketemu aplikasi WordPress ver. 2.0 for iPhone.. langsung download, dan ceritanya ini postingan buat ngejajal.. yaaahhh.. mudah2an bisa memudahkan posting dan nggak ada lagi alasan nggak sempet..

4 bulan udah lewat sejak celotehan panjang terakhir di sini.. banyak kejadian terlewatkan tanpa sempat taskecil berkomentar.. mulai dari perjalanan taskecil ke Pulau Bali untuk ikutan sebuah simposium internasional sekaligus berlibur di akhir Juli ’09 sampe awal Agustus ’09.. jalan2 ke Kota Solo pasca lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1430 H (sekali lagi mohon maaf lahir batin) untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar buyutnya Luki (mohon doa untuk umur panjang dan kesehatan beliau) di bulan September ’09.. rencana berlibur sekalian pulang basamo ke Kota Padang yang akhirnya terpaksa dibatalkan karena kejadian gempa tektonik yang meluluhlantakkan kota tersebut (turut berduka kepada seluruh korban dan keluarganya — turut berduka juga untuk korban gempa di daerah2 lain), disusul Oma kami tercinta, Ibu Djaidah Nurdin yang jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di RS Qadr (mohon doanya untuk kesembuhan beliau, yang sampe saat ini masih terbaring di kamarnya) di bulan Oktober ’09..

Bulan2 belakangan ini juga diramaikan dan dipusingkan dengan perselisihan dan pertarungan antara cicak dan buaya, yang entah berhubungan atau nggak, juga menyebabkan lesunya perdagangan tokek, di tengah2 gencarnya promosi Komodo sebagai keajaiban dunia yang baru.. Semoga reptil2 tersebut menemukan kedamaian di alamnya masing2.. Amiiiiiinnnn..

Daripada nganga ngadep ngetan memperhatikan tingkah polah para reptil, kayaknya lebih baik ngatur jadwal main bola di lapangan di belakang RS Qadr, yang dalam waktu dekat terancam ditutup, yang konon kabarnya untuk pembangunan gedung baru RS Qadr.. Semoga pengurus baru Persidar bisa memaksimalkan waktu yang tersisa demi kemajuan persepakbolaan Keluarga Besar RS Qadr..

Sebagai penutup, mari kita doakan rekan2 kita, keluarga kita, yang lagi berada nun jauh di sana, di tanah Arab, yang lagi menunaikan ibadah Haji, semoga dimudahkan dalam perjalanannya, diberikan kesehatan dan kekuatan untuk mengagungkan nama-Nya, dan pulang membawa kemenangan sebagai Haji Mabrur, amiiiiinnn.. Kepada dr. Effie dan dr. Inti, Pak Hanapi, Pak Burhan, Bu Icik.. kami nantikan kedatangannya di tanah air dengan selamat dan tanpa kurang apa pun..

iPhone dalam taskecil.. taskecil dalam iPhone.. di tengah pertikaian reptil dalam mempertahankan eksistensinya.. kita perhatikan dan kawal bersama program 100 hari taskecil pasca WordPress 2.0 for iPhone..


2 Responses to “taskecil dan iPhone 3G”

Leave a Reply