Katakan dengan Caramu..

bambam

Beberapa hari yang lalu, waktu lagi dalam kendaraan mau berangkat kerja, seperti biasanya, taskecil nyetir sambil ngedengerin radio, dan seperti biasanya yang didengerin KIS 95.1 FM Jakarta.. yang nggak biasa, ternyata lagu yang lagi dimainin berjudul “Out of My Head” yang dipopulerkan oleh Fastball..

Lagu tersebut terdapat dalam album kedua Fastball yang bertitel “All the Pain Money Can Buy“, yang dirilis pada 10 Maret 1998..  taskecil seneng dengerin lagu yang sebenernya liriknya sedikit ini sejak jaman kuliah di Semarang dulu.. dulu itu senengnya karena lagunya yang sederhana dan beat drum-nya yang asik.. jadi, waktu dalam perjalanan sambil nyetir kemaren ini, tau2 radio mainin lagu ini, seakan ber-nista-gila, eh, nostalgia..

Courtesy of amazon.com - uploaded by Michael Slavis, Canandaigua, NY

Tapi yang bikin lagu ini menarik lagi buat taskecil saat ini ternyata bukan hanya sekadar kesederhanaan lagu ini.. dalam kesederhanaannya, lagu ini “berbicara”.. dalam liriknya ada baris yang menyanyikan “you know there’s always more than one way to say exactly what you mean to say“.. selalu ada lebih dari satu cara untuk mengungkapkan apa yang ingin disampaikan.

taskecil nggak mau sok tau tentang apa makna dari lirik tersebut bagi penulisnya.. tapi bagi taskecil lirik tersebut sangat berarti.. di saat semua individu ingin didengar dan mengucapkan apa yang dirasakannya lewat social media, atau sekelompok orang yang ingin menyampaikan pendapatnya melalui demonstrasi, atau bahkan ketika kita berhadapan dengan orang lain dalam sebuah hubungan interpersonal dan kita ingin menyampaikan maksud dan tujuan kita.. sepenggal lirik tersebut seakan mengingatkan taskecil tentang sebuah norma dalam berkomunikasi..

Makin ke sini rasanya makin banyak aja orang yang sekedar mangap dan bersuara.. berkata-kata yang justru meresahkan orang banyak, mencaci dan memaki seakan hanya dia yang paling berilmu dan satu2nya orang yang pernah sekolah, mengumbar curhat ke sana ke mari yang justru menuai protes di sana-sini.. kalo bayi yang belum bisa bicara yang membuka mulutnya dan bersuara, kesannya menggemaskan sekali, walaupun yang mendengarnya nggak ngerti sama sekali apa maksudnya, contohnya Mia anak kami yang usianya hampir 3 bulan yang lagi rajin bersuara.. tapi kalo orang2 yang katanya dewasa, orang2 yang harusnya dihormati karena usianya, jabatannya dan status keilmuannya, ternyata malah pada ngomong asal nyablak kayak pintu kebanting ketiup angin, ngawur dan awut2an, baik isi, intonasi, waktu, dan pilihan katanya, apalagi kalo sampe tuduh2an siapa yang bohong, kayaknya malah nggak menggemaskan sama sekali, malah — mohon maaf — agak2 menjengkelkan..

Sekadar pengingat buat taskecil sendiri.. begitu banyak cara untuk menyampaikan apa yang ingin disampaikan kepada orang lain yang bisa kita pilih untuk dipergunakan.. kepada orang tua, teman, atasan, pasien, rekan kerja, pedagang makanan, penjaga pintu tol, dan orang2 lain yang sempat, sedang, dan akan berinteraksi dengan taskecil.. kayaknya lebih baik kita memilih menyampaikan dengan cara yang santun, jelas, nggak tergesa-gesa, nggak bertele-tele, dan intonasi yang lembut.. syukur2 nantinya bisa sambil pegang2 iPad dan gaji puluhan juta plus dana taktis 2 miliar rupiah sebulan, seperti Bapak Presiden kita.. :p

Jadi..

..You know there’s always more than one way
To say exactly what you mean to say

Was I out of my head? Was I out of my mind?
How could I have ever been so blind?
I was waiting for an indication
It was hard to find
Don’t matter what I say only what I do
I never mean to do bad things to you
So quiet but I finally woke up
If you’re sad then its time you spoke up too..


2 Responses to “Katakan dengan Caramu..”

Leave a Reply