It’s Family Time!

bambam

Padatnya kegiatan sehari-hari kadang begitu menghanyutkan.. terlarut dalam kesibukan, terhimpit di antara tumpukan tugas dan jadwal kerja yang menyesakkan.. dan, setelah letih menyapa dalam segala bentuknya, keluhan akan begitu mudah meluncur dari bibir dan lidah yang kelu, sebelum akhirnya kemudian pasrah menghadapi keadaan yang ada.. semua itu demi sebuah alasan yang berjudul memberikan nafkah untuk keluarga…

Ketika akhirnya berkesempatan untuk duduk di sebuah teras rumah dengan pemandangan hijau asri di pagi hari yang sejuk bernaung sedikit awan, baru biasanya kita bisa menarik nafas sebentar, berpikir kembali dan mengatur langkah kita kemudian.. orang bijak menyebutnya sebagai saat2 untuk berintrospeksi..

Selama ini mungkin banyak di antara kita yang menghabiskan waktunya demi pekerjaannya, demi karirnya, yang katanya demi menafkahi diri sendiri dan keluarganya.. berangkat bekerja di pagi hari dan tiba di rumah lagi sudah larut, atau bahkan mungkin sampai nggak pulang sebelum hari berganti, dengan alasan demi menghidupi anak istri… seiring dengan berlalunya waktu yang terpakai, apa benar kita udah menafkahi keluarga kita??

Menurut taskecil yang baru mulai belajar menafkahi keluarga ini, kayaknya kurang tepat kalo menafkahi keluarga dengan menggunakan waktu lebih banyak untuk bekerja.. memang di lingkungan kita saat ini, untuk memenuhi kebutuhan pokok kita, semuanya membutuhkan uang.. tapi kebutuhan pokok kita sendiri nggak melulu tentang materi.. apa lagi kebutuhan keluarga kita.. nafkah yang harus dipenuhi bukan hanya urusan materi, tetapi juga waktu untuk kebersamaan..

Seorang anak kecil jika ditanya tentang kasih sayang dari orang tuanya tidak akan mengeja C-I-N-T-A seperti lagu yang kemaren ini sempet kondang dibawakan sebuah grup musik negeri ini.. tidak juga dia akan mengeja H-A-R-T-A, karena dia memang belum mengerti tentang konsep materi dan kekayaan duniawi.. tapi dia akan mengejanya sebagai W-A-K-T-U.. ya.. waktu.. dia akan mengungkapkan seberapa besar kasih sayang orang tuanya dengan berapa banyak waktu yang dia dapatkan dari orang tuanya, yang digunakan untuk bermain bersamanya, belajar hal2 baru bersamanya, menemaninya ketika dia mampu melakukan sebuah pencapaian besar bagi dirinya…

Seorang istri yang baik juga nggak akan menyatakan besarnya kasih sayang dari pasangannya dengan berapa banyak perhiasan yang bisa diberikan suaminya, atau untuk saat ini, berapa kuintal cabe yang bisa dibawa pulang suaminya.. memang sang istri akan menanyakan dan meminta uang belanja, tapi taskecil yakin, mereka akan lebih menghargai bila pasangannya tidak hanya sekedar memberikan materi pemenuh kebutuhan duniawi, tapi juga waktu untuk menikmatinya bersama.. mereka akan lebih senang jika kita menemaninya berbelanja daripada hanya diberikan uang belanja.. menyaksikan acara TV bersama daripada hanya dibelikan sebuah home theater megah.. melakukan perjalanan bersama daripada hanya diberikan sebuah mobil mewah lengkap dengan sopirnya.. mengurus, merawat, dan membersihkan rumah bersama daripada hanya ditempatkan di sebuah rumah mewah dengan segala kelengkapan fasilitas dan beberapa orang staf ahli perawatan rumah…

Orang tua kita, yang bagaimana pun juga punya peranan yang sangat penting dalam membentuk dan membekali kita sehingga menjadi diri kita saat ini, pasti akan bangga dengan pencapaian2 kita.. seperti yang disebutkan oleh pepatah, orang tua nggak akan mengharapkan imbal jasa dari pencapaian kita.. tapi, daripada kita mulai membantu biaya hidup beliau2 yang udah memasuki masa pensiun atau bahkan udah pensiun, ada baiknya kita sesekali pulang ke rumah, meluangkan waktu untuk bersama mereka, membawa menantu dan cucu mereka, bercanda dan bergurau, bercerita tentang prestasi kita, dan mungkin mendengarkan sedikit keluhan mereka.. after all, selama ini mereka mengusahakan selalu ada untuk kita di saat gundah menghampiri, memberikan dukungan dan tambahan semangat ketika orang lain nggak peduli dengan diri kita dan apa yang kita lakukan.. apa salahnya kita membagi waktu dengan beliau2 ini? yang utama, minimal sisihkan waktu sedikit untuk mendoakan kesehatan dan kesejahteraan mereka…

Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga, karena nggak akan tergantikan, dan nggak ada seorang pun yang sanggup menyimpannya… waktu adalah sesuatu dengan kekuatan yang sangat besar, di mana seseorang yang mampu memanfaatkannya akan mendapat keuntungan yang luar biasa, dan sebuah kerugian yang luar biasa juga bagi mereka yang meremehkan dan menyiakannya.. begitu besarnya kekuatannya dan begitu berharganya waktu, nggak salah kalo kita memberikan dan memanfaatkan waktu untuk menjalin kasih sayang dan memberikan perhatian kepada anak kita, pasangan kita, orang tua kita, selain kita gunakan untuk bekerja dan mengumpulkan materi…

Wahai waktu, kumpulkan kami selalu bersama dalam satu.. dan bawa kami semua menuju kebahagiaan…

 


One Response to “It’s Family Time!”

  • Iklan Lowongan Kerja Says:

    Salam kenal juragan Bambam , Begitu banyak untuk memberikan setiap orang kesempatan yang sangat mempesona untuk membaca artikel dan posting posting dari blog ini, Terima kasih. Posting posting anda sangat menarik, saya menyempatkan waktu untuk mengunjungi situs web Anda tidak kurang dari 3 kali per minggu untuk melihat rahasia rahasia terbaru Anda. Dan tentu saja, aku selalu terkejut dengan pikiran yang luar biasa Anda berikan.

Leave a Reply