One Safety Day, Everyday…

bambam

Awal minggu ini (27-28 Juni 2011) taskecil berkesempatan mengikuti Pelatihan Quality and Safety yang diadakan oleh RSUPN Cipto Mangunkusumo di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sebagai bagian dari dimulainya Program Pendidikan Dokter Spesialis yang diikuti taskecil di Departemen Radiologi RSCM/FKUI.

Konon kabarnya pelatihan ini baru pertama kalinya diberikan kepada peserta PPDS di lingkungan RSCM, dalam rangka persiapan RSCM menuju akreditasi dari Joint Commission International di tahun 2012 (JCI 2012).  Dalam pelatihan ini, peserta diarahkan untuk siap dan terbiasa memberikan pelayanan yang berkualitas dengan mengutamakan keselamatan pasien seperti yang tertuang dalam International Patient Safety Goals (IPSG), sehingga diharapkan bisa menjadi agent of change bagi penyelenggaraan pelayanan rumah sakit yang lebih baik di lingkungan RSCM.

Bagi taskecil, pelatihan yang menggunakan metode kuliah umum, diskusi kelompok, dan simulasi ini adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga dan bermanfaat.  Selain sebagai salah satu cara untuk melakukan orientasi tentang sebagian apa yang akan dijalani selama masa pendidikan di RSCM, juga sebagai eye-opener bahwa apa yang selama ini dilakukan ketika bekerja melayani pasien masih banyak kekurangannya, baik dari kualitas maupun keamanannya.  Semua kekurangan itu jadi jelas terasa dan terlihat, dan yang luar biasa, hanya dengan kepedulian dan kemauan untuk mengubah sikap, cara berpikir, dan membentuk kebiasaan baru seperti yang diajarkan oleh pelatihan ini, semua bisa merasakan manfaat dari sebuah pelayanan yang lebih baik, lebih berkualitas, dan lebih aman.

Menurut narasumber, baru ada 4 rumah sakit di Indonesia, semuanya dimiliki swasta, yang sudah mendapatkan akreditasi JCI (Siloam Hospital Lippo Karawaci, RS Premier Bintaro, Eka Hospital BSD, Santosa Hospital Bandung).  Direncanakan rumah sakit milik pemerintah juga akan mengikuti akreditasi JCI ini, dalam waktu dekat dimulai dari 3 rumah sakit, yaitu RSCM, RSPAD Gatot Subroto, dan RSUP Sanglah.

Jika dilihat dari peserta Pelatihan Quality and Safety kali ini, yang diikuti oleh lebih dari 250 orang peserta PPDS RSCM/FKUI periode Juli 2011, yang berasal dari berbagai daerah, dari Sumatra sampai Papua, yang ketika telah selesai masa pendidikannya akan kembali ke daerah asalnya masing-masing, taskecil merasa bisa jadi para pesertapelatihan kali ini tidak hanya menjadi agent of change bagi pelayanan yang lebih baik di RSCM, tetapi juga sebagai pembawa perubahan untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik di rumah sakit di seluruh Indonesia, terlepas menghadapi akreditasi JCI atau tidak.

Begitu luar biasanya pelatihan ini untuk kemajuan perumahsakitan di Indonesia di masa datang, taskecil harus berterima kasih kepada para narasumber, fasilitator, dan panitia yang telah mempersiapkan dan melaksanakannya.  Tidak ada salahnya niat baik ini dipertahankan dan selalu diingatkan dengan semboyan yang dikutip dari kata-kata peserta terbaik pelatihan kali ini (taskecil lupa namanya — maaf), “One safety day, everyday!


Leave a Reply