Author Archive
Eh.. Sampai Juga.. Akhirnya Kita Ketemu Lagi…
Posted by bambam in Dermaga Diri on August 11th, 2010
Alhamdulillah..
Akhirnya… setelah ditunggu-tunggu dengan harap2 cemas.. ternyata bisa sampe juga..!! Sampe ke mana?? Nggak ke mana2 sih.. yang jelas akhirnya umur dan kesempatannya sampai juga ke bulan yang ditunggu-tunggu selama setahun kurang sebulan.. Akhirnya bisa berjumpa lagi dengan bulan yang disucikan ALLAH SWT, penghulu dari segala bulan, bulan Ramadhan..
Setelah menjalankan shalat tarawih perdana bareng2, yang menandakan besoknya udah masuk hari pertama bulan Ramadhan, hari pertama ibadah puasa fardhu sebulan penuh.. supaya ibadahnya bisa sedikit lebih enteng dan ringan, perkenankan taskecil memintakan maaf secara lahiriah maupun dari batin, atas semua salah2 kata, salah2 ucap, salah2 ketik, salah2 tindakan, salah2 paham, dan semua salah2 yang lain, baik yang disengaja, pura2 nggak sengaja, dan yang emang nggak sengaja, yang mungkin menyakiti di hari2 dan bulan2 kemaren, kepada semuanya yang sengaja baca tulisan ini, pura2 nggak sengaja baca, dan yang emang bener2 nggak sengaja kebaca..
Katanya Pak Ustad tadi waktu ngisi ceramah sebelum shalat tarawih perdana, Rasulullah SAW pernah bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim.. isinya kurang lebih, “Barangsiapa yang hatinya merasa gembira atas kedatangan bulan Ramadhan, ALLAH kelak mengharamkan jasadnya dari api neraka.”
Jadi, mari kita jadikan hati kita bersuka cita dan bergembira dengan kedatangan Syahrul Mubarak tahun ini, dan sesudah berada di dalamnya, kita isi dengan segala ibadah dan amal saleh dengan mengharap ridha ALLAH SWT, supaya kita bisa batalin pesenan kavling di neraka yang secara nggak sengaja udah kita booking untuk jasad kita kemaren2 ini…
Nah.. berhubung nggak ada yang bisa janjiin dan kasih jaminan bahwa besok kita ketemu Ramadhan lagi.. sekarang, MARI BERGEMBIRA..!!!
Kids, Don’t Try This at Home!
Posted by bambam in Celoteh Cemar on December 3rd, 2009
Malam ini taskecil kebagian jatah jaga malam di RS Qadr.. dan seperti biasa, kalo lagi nganggur sambil nunggu pasien dateng, taskecil kumpul2 di kamar dokter jaga bareng temen2 perawat sambil ngobrol dan nonton TV.. berhubung TV di ruangan ini nggak didaftarkan ke penyedia layanan TV berlangganan mana pun, jadilah siaran yang bisa ditangkap hanya siaran stasiun TV nasional dan stasiun TV lokal di sekitar Jakarta dan Banten..
Sebenernya taskecil udah sangat jarang menyaksikan siaran stasiun TV dalam negeri, kecuali kalo lagi dinas di RS Qadr.. alasannya karena rasanya makin penuh bertabur iklan, sinetron, dan berita2 skandal.. taskecil lebih memilih nonton siarannya Indovision yang selain TV nasional, atau malah ndengerin radio sekalian, terutama KIS FM Jakarta.. Oya, ngomong2 tentang KIS 95.1 FM Jakarta, tanggal 5 November’09 malam yang lalu, taskecil dan Luki mendapat kesempatan nonton konser band Queen palsu yang katanya “the best Queen tribute show ever”.. Konser yang bertajuk “Queen: It’s a Kinda Magic! Bohemian Rhapsody Live Concert” ini diadakan selama 2 hari, tanggal 5 dan 6 November’09, di Kempinsky Grand Ball Room, Grand Indonesia, Jakarta.. Nah, kebetulan taskecil dapet 2 tiket gratis untuk nonton pertunjukan hari pertama dari KIS FM, setelah beberapa hari sebelumnya iseng2 ikutan kuis dengan ngirim SMS ke stasiun radio ini, dan menang!! Di siang hari tanggal 5 November’09 itu juga taskecil langsung meluncur ke lantai 25 Wisma Nusantara, untuk ketemu Brian Gloss, yang nyerahin langsung tiket gratis untuk 2 orang itu.. Thank you very much, KIS 95.1 FM Jakarta..!!
Ok.. Bukan itu yang sebenernya pengen taskecil ceritain.. kembali ke topik siaran TV.. seperti diceritain tadi, taskecil cuma nonton siaran TV terestrial kalo lagi di Qadr.. dan makin sering nonton, taskecil makin bingung.. Kalo diperhatiin, setiap acara yang mempertontonkan ketangkasan, seperti atraksi sulap atau atraksi ketangkasan lainnya yang mengundang bahaya, pasti akan muncul subtitel di layar TV, yang bilang “adegan berbahaya, jangan ditiru di rumah” atau versi panjangnya yang bilang “dilakukan oleh artis profesional dan terlatih, jangan ditiru di rumah” atau peringatan2 lain yang intinya jangan dilakukan dan ditiru di rumah, karena adegan tersebut sangat berbahaya, apa lagi untuk penonton2 anak yang masih di bawah umur..
Trus.. Apa yang bikin bingung?? Yang bikin taskecil bingung itu, kenapa acara2 sinetron yang sekarang marak dengan adegan tipu muslihat, tampar2an, permusuhan antar anggota keluarga dan sesama, bahkan sampe kekerasan rumah tangga, nggak ada tulisan peringatan seperti itu?? Cuma ada kalimat “cerita ini fiktif belaka, jika ada kesamaan nama dan tokoh hanya kebetulan”.. padahal jelas2 tayangan yang nota bene disiarkan pada jam prime time ini sangat mungkin ditonton oleh anak2 di bawah umur, yang belum bisa ngebedain mana yang baik dan yang buruk, belum bisa memilah mana yang nyata dan mana yang fiktif, yang sangat mungkin kemudian bisa meniru adegan2 yang sangat nggak pantes itu.. di mana tanggung jawab moralnya?? Apa cukup hanya dengan mencantumkan rating usia penonton yang dianjurkan?? Anehnya lagi, kenapa justru makin banyak sih tayangan2 model begitu di slot prime time??
Belum lagi siaran berita, baik di pagi, siang, sore, maupun malam hari.. Isinya berita2 tentang kekerasan dan perampasan hak orang lain secara paksa semua.. pembunuhan, perampokan, penganiayaan, penipuan, pemerkosaan, korupsi, perkelahian yang berujung tawuran, rekayasa fakta, dan lain-lain, yang bahkan ketika anak kecil pulang dari sekolah pun bisa langsung disuguhi tayangan seperti ini.. Buntut2nya paling bagus cuma ada peringatan bahwa kejahatan itu terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelakunya, tapi juga karena adanya kesempatan.. Ya, taskecil setuju banget sama pernyataan itu.. kejahatan makin marak karena makin banyak kesempatan bagi semua orang untuk nonton dan mencontoh kelakuan2 tersebut..
Ada lagi acara2 gosip selebritis yang makin banyak dan semakin kuat menarik perhatian para pemasang iklan, yang ikut2an ngajarin masyarakat, terutama anak2 di bawah umur, untuk masuk ke dalam kehidupan hedonisme, perselingkuhan, perselisihan, dan betapa mudahnya perceraian dilakukan dan diputuskan.. seakan-akan mau ngajarin semua orang bahwa nggak ada salahnya untuk membuka aib orang lain, dan nggak perlu nutupin aib diri sendiri..
Bahkan acara2 komedi, acara2 musik, yang awalnya niat dan sifatnya sebagai hiburan untuk semua kelompok umur, semakin banyak mempertontonkan sumpah serapah, celaan2, slapstick kasar, dan bagian2 tubuh sang artis yang berkorelasi erat dengan syahwat.. Jadi makin banyak cicak yang bersuara nyaring.. ckckck.. ckckck..
Kalo begini modelnya, kenapa nggak sekalian aja nyiarin film porno? Nggak usah pada slot prime time deh.. di waktu lewat tengah malam juga nggakpapa.. Apa bedanya?? Bukan berarti taskecil doyan nonton blue film yaa.. dan bukan sebuah anjuran supaya ada siaran film syur lhoo.. tapi..
Katanya film porno dilarang untuk disiarkan karena bertentangan dengan norma moral dan agama.. Bahkan sampe pernah ada sebuah gedung yang terdapat di dalamnya kantor redaksi sebuah majalah yang namanya sama dengan sebuah majalah sensual dari luar negeri yang logonya kepala kelinci, diserbu dan dirusak sekelompok massa karena dianggap menyebarkan pornografi.. ada beberapa artis, yang karena penampilannya, baik dari busana, gerakan, desahan, maupun kebiasaannya mengalami kemben melorot, sempat dicekal dan dianggap sebagai pengumbar pornografi.. Katanya semua itu mencemari norma agama dan tatanan moral yang sudah lama berlaku di masyarakat kita..
Jadi.. sebenernya mana yang lebih merusak masyarakat?? Pornografi, yang udah jelas2 memang diperuntukkan sebagai hiburan bagi yang sudah dewasa dan ada batasan umur untuk menikmatinya.. atau acara berita yang katanya aktual dan serial sinetron lokal, yang sering mempertontonkan kekerasan secara terang2an?? Pornografi yang secara terang2an diperangi namun diam2 banyak penikmatnya secara sembunyi2.. atau berita, sinetron, reality show, dan jenis2 acara lain yang begitu dicintai dan ditunggu kehadirannya oleh masyarakat banyak namun terselubung kesan2 kekerasan dan tindakan amoral lainnya di dalamnya??
Terus terang, taskecil nggak membenci semua itu kok.. taskecil nggak memusuhi berbagai jenis hiburan dan informasi itu kok.. kita semua tetap butuh hiburan.. tapi mungkin, ada baiknya semua acara di televisi itu juga mencantumkan peringatan untuk tidak mencoba melakukannya di rumah, atau di mana pun juga.. karena taskecil sempat beberapa kali dapet pengalaman waktu jaga malam di UGD RS Qadr, datang beberapa pasien tentamen suicidum (percobaan bunuh diri) dengan berbagai macam latar belakang, maksud dan tujuan, serta metodenya, yang terinspirasi dari tontonan2 itu.. mungkin berawal dari peringatan batasan usia yang pantas untuk menikmati, berlanjut dengan peringatan untuk tidak melakukan segala tindakan yang kurang baik di rumah, kemudian kita berharap tontonan2 tersebut bisa ditingkatkan mutu isinya..
Untuk saat ini, mungkin tetap harus kita yang memulai dari diri kita sendiri.. kita yang harus menjadi lebih dewasa dan selektif dalam menentukan tontonan dan hiburan seperti apa yang akan kita saksikan, dan menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab dalam menyikapi apa yang kita saksikan.. Lagi pula, di dunia yang katanya saat ini sedang mengalami era globalisasi, jalur informasi nggak hanya bisa diperoleh dari televisi aja.. seorang anak kecil yang melek internet bisa aja mendapat informasi yang kurang pantas bagi dirinya..
Jadi.. Apakah kita perlu mematikan pesawat televisi kita??
Well, cerita ini hanya fiktif belaka.. jadi.. Kids, don’t try this at home..!!!
21 Tahun dengan Pengalaman Selama 9 Tahun..
Posted by bambam in Birthdays, Celoteh Cemar on November 29th, 2009
30 tahun yang lalu pada tanggal yang sama, waktu itu hari Kamis, 29 November 1979.. terlahir seorang bayi yang kemudian diberi nama Arif Abraham Ambril.. yang kemudian sering dipanggil dengan sebutan Bambam atau Abam, dan belakangan ini dikenal sebagai taskecil..
Banyak orang yang memberikan ucapan selamat dan doa sambil bilang, “Welcome to the club,” yang maksudnya selamat bergabung dengan kelompok “Kepala 3″, yang maksudnya lagi kelompok orang2 yang telah berusia 30 tahun atau lebih.. Haha.. mereka semua nggak tau bahwa taskecil belum berumur segitu dan kayaknya masih sangat lama supaya taskecil mencapai usia segitu.. Bahkan sampe saat ini, kalo dilihat dari kelakuannya, taskecil masih berusia 21 tahun.. dengan pengalaman selama 9 tahun di usia ini.. Jadi.. sebenernya taskecil bertambah umurnya terakhir kali 9 tahun yang lalu.. selanjutnya hanya pengalaman sebagai seseorang yang berusia 21 tahun yang bertambah.. It’s nice to be 21.. so careless and free.. 9 tahun yang indah.. dan taskecil makin siap untuk menghadapi tahun2 penuh pengalaman baru berikutnya sebagai bocah berusia 21 tahun..
Peringatan bertambahnya pengalaman tahun ini terasa istimewa.. berbeda dengan tahun2 sebelumnya, tahun ini peristiwa penting ini dirayakan bersama sebagian besar anggota Keluarga Besar Almarhum H. Nurdin Halim.. Hampir semua anak, menantu, cucu, dan cicit almarhum Opa dan almarhumah Oma hadir dan berkumpul di rumah Oma di daerah Cireundeu, tanpa diundang.. karena kebetulan hari ini bertepatan dengan peringatan 3 hari wafatnya Oma kami, Hj. Djaidah Nurdin.. Jadi tahun ini taskecil merayakannya dengan makan malam bersama yang diikuti dengan memanjatkan doa bersama untuk Oma kami yang wafat 2 hari yang lalu..
taskecil bener2 merasa terharu.. taskecil bener2 merasakan betapa besarnya kasih sayang dan perhatian almarhumah.. Beliau seakan mengerti kerinduan taskecil akan perayaan ulang tahun bersama sanak saudara.. taskecil ngerasa bahkan dalam menjelang ajal, Oma udah mempersiapkan kado ulang tahun yang sangat2 berarti, berkumpul bersama sanak famili, dan secara resmi menandakan berdirinya Ikatan Keluarga Besar Alm. H. Nurdin Halim Sutan Kayo.. Terima kasih, Oma.. untuk kado yang indah ini..
Dan kemudian taskecil merasa Allah SWT sangat menyayangi taskecil, dan nggak mau menodai hari berbahagia bagi taskecil ini dengan mengambil Oma dari kami semua di hari ini, dan memanggil Oma untuk menghadap-Nya 2 hari yang lalu.. terbayang di kepala, jika Oma meninggalkan kami semua di hari ini, maka di tahun2 berikutnya nggak ada lagi keindahan hari ulang tahun, justru akan diingat sebagai hari Oma meninggal.. Terima kasih, Ya Allah.. untuk segala berkah dan rahmah yang telah, sedang, dan akan Kau limpahkan kepada hamba..
Dan malam ini taskecil juga bersyukur sekali, karena untuk kedua kalinya setelah tahun lalu, taskecil ditemani seorang istri yang begitu sabar dan penuh kasih sayang di hari ulang tahun ini, Luki Kusumaningtyas.. Setibanya di rumah setelah pulang dari Cireundeu beberapa saat yang lalu, kami meniup lilin di atas kue ulang tahun yang udah dia siapkan, berdua, dan kemudian memotong dan memakan sebagian kue itu bersama.. dan sepertinya sebentar lagi taskecil akan mendapatkan kado istimewa dari Luki sebelum hari ini berakhir..
29 November 2009.. Hari penuh dengan peristiwa dan peringatan..
Peringatan Hari Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri)..
Peringatan 30 tahun lahirnya Arif Abraham Ambril..
Peringatan 9 tahun berpengalaman di usia 21 tahun bagi Bambam..
Peringatan ulang tahun kedua yang ditemani istri bagi taskecil..
Peringatan 3 hari perginya Oma..
Hari pertama berdirinya Ikatan Keluarga Besar Sutan Kayo..
Terima kasih yang sebesar-besarnya dan dengan ketulusan dari lubuk hati paling dalam kepada mereka2 yang telah mengucapkan selamat ulang tahun dan mendoakan taskecil hari ini.. terimakasih…
Kami Berqurban, Idul Adha 1430H.. Sebuah Obituari
Posted by bambam in Dermaga Diri on November 28th, 2009
Hari Jumat, 27 November 2009, bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1430H, umat Islam di Indonesia bersama dengan saudaranya di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha, atau suka disebut juga Idul Qurban, atau bahkan khusus di Indonesia suka disebut sebagai Lebaran Haji.. Bagi yang mampu, hari itu orang2 yang sedang menunaikan ibadah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.. Sementara umat Islam di tanah air menunaikan ibadah sunnah shalat ‘Idul Adha.. Selain ibadah shalat ‘Id, seperti biasa, pada Hari Raya Idul Qurban, dilakukan juga penyembelihan hewan Qurban, yang menurut sejarah dimulai ketika Nabi Ibrahim AS akan mengurbankan anaknya, Nabi Ismail AS, namun kemudian oleh Allah SWT yang dikurbankan diganti dengan Qibas..
Bagi taskecil, Hari Raya Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun2 sebelumnya.. Bukan karena hari raya jatuh pada hari Jumat sehingga ada 2 shalat besar pada satu hari, Shalat ‘Id dan Shalat Jumat.. bukan juga karena kebanyakan pelaksanaan pemotongan hewan qurban yang diundur ke hari Sabtu keesokannya supaya nggak bentrok dengan Jumatan.. bukan karena itu.. Hari Raya Idul Adha tahun ini terasa lebih istimewa dibanding tahun2 sebelumnya, karena sedikit diselubungi dengan kabut duka bagi keluarga besar kami.. Pada hari itu, Jumat, 27 November 2009, 10 Dzulhijjah 1430H, jam 11.10, Oma kami tercinta, Hj. Djaidah Nurdin, menutup mata selamanya, menghembuskan nafas terakhirnya dan meninggalkan kami semua, pada usia 85 tahun, ketika sedang didampingi semua anaknya dan sebagian besar cucu dan cicitnya, di rumah beliau di Jl. Cireundeu Indah III/103…
Oma kami, Almarhumah Ibu Hj. Djaidah Nurdin binti Djamil, lahir di Padang, 24 Juni 1924.. Selama 9 tahun terakhir sudah terpisahkan dari suaminya tercinta yang sudah lebih dulu dijemput Sang Maut untuk menghadap Sang Pencipta, Opa kami Almarhum H. Nurdin Halim bin Abdul Halim.. Ketika menutup usia, Oma meninggalkan 9 anak dan 8 menantu, 27 cucu dan 14 cucu menantu, serta 16 orang cicit…
Sebelum meninggal, Oma kami sempat menjalani perawatan di RS Qadr selama lebih kurang seminggu.. karena Oma berkeras selalu minta pulang, Oma kami bawa kembali ke rumahnya, walaupun sebenarnya kondisinya belum memungkinkan untuk dipulangkan.. Selama beberapa hari di rumahnya, kondisi Oma tidak membaik, bahkan semakin merosot, sehingga keluarga besarnya memutuskan untuk meneruskan perawatan medis di rumah, dibantu oleh teman2 perawat dari RS Qadr yang menemani, merawat, dan mengawasi Oma bergantian setiap harinya, serta Zr. Lora dari RS Setia Mitra yang datang setiap hari untuk melakukan perawatan terhadap luka menggaung di punggung Oma.. Setelah menjalani perawatan di rumah selama hampir 2 minggu, setelah semua ikhtiar yang kami lakukan, Sang Khalik berkehendak lain, dan mengutus ajal untuk menjemput Oma kami kembali ke pangkuan-Nya..
Di hari Jumat yang cerah itu, bersamaan dengan ramainya kumandang takbir di Hari Raya Idul Adha yang indah.. kami berqurban.. kami sungguh berqurban, dengan keteguhan hati walau tetap bergetar.. mungkin ini Qurban terbesar yang pernah kami berikan sampai saat ini.. Kami ikhlaskan kepergian orang tua kami, nenek kami, buyut kami.. Oma kami tercinta.. kami lepas beliau pergi ke tempat dan keadaan yang Insya Allah lebih baik.. kami pasrahkan beliau kembali kepada Penciptanya..
Pada kesempatan ini taskecil atas nama Keluarga Besar Almarhumah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman2 perawat dari RS Qadr dan RS Setia Mitra yang telah merawat Oma ketika masih hidup.. saudara2 dari Yayasan Bunga Kamboja yang telah mengurus jenazah Oma.. Udin Rasyid dan temen2 driver ambulance RS Qadr yang telah membantu transportasi perawat, obat2an dan peralatan medis.. Pak Tahril yang telah memimpin membacakan doa setelah shalat jenazah.. Dino Anwar dan Welly Wahab yang telah membantu kelancaran perjalanan jenazah Oma ke makam sebagai voor-rijder.. rekan2 dari Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir yang telah membantu menyiapkan tempat peristirahatan terakhir bagi Oma dan membantu pemakaman Oma.. kepada semua orang yang nggak mungkin disebutkan satu per satu di sini yang telah memberikan bantuan, tenaga, dukungan moral, dan ikut memanjatkan doa untuk Oma.. Terimakasih.. Semoga segala kebaikan dan ketulusan Anda2 semua diberikan ganjaran dan balasan yang sebaik-baiknya dari Allah SWT, amiiiinnn..
Terima kasih, Oma..
Untuk segala ilmu, petuah, dan nasihat yang telah Oma berikan selama ini..
Untuk segala kebaikan, perhatian, dan kasih sayang yang telah Oma curahkan selama ini..
Untuk segala keikhlasan Oma memberikan kami kesempatan untuk mengais pahala dan ridha-Nya ketika merawat dan mengurus Oma..
Kami berdoa dan berharap Oma menemukan kedamaian dan ketenangan di sana..
Semoga suatu saat nanti kita semua bisa berkumpul kembali, termasuk bersama Opa tercinta..
Selamat jalan.. Oma…

Foto terakhir bersama taskecil -- Oma bersama ketujuh anak perempuannya dan satu dari 2 menantu perempuannya di hari pernikahan taskecil, 15 Juni 2008
taskecil dan iPhone 3G
Posted by bambam in Celoteh Cemar on November 23rd, 2009
Weleh.. nggak terasa ternyata udah lebih dari 4 bulan, taskecil nggak dibongkar-bongkar, apalagi ditambahin isinya.. Alasannya sungguh sangat klise, nggak punya waktu dan nggak sempet untuk berkisah dan berceloteh.. Padahal dalam waktu 4 bulan kemaren ini, banyak banget kejadian yang sebenernya udah mau “dimuntahin” ke dalam taskecil, tapi ya itu tadi.. keburu nggak sempet.. Naaahh, untung, barusan aja waktu lagi browsing AppStore, ketemu aplikasi WordPress ver. 2.0 for iPhone.. langsung download, dan ceritanya ini postingan buat ngejajal.. yaaahhh.. mudah2an bisa memudahkan posting dan nggak ada lagi alasan nggak sempet..
4 bulan udah lewat sejak celotehan panjang terakhir di sini.. banyak kejadian terlewatkan tanpa sempat taskecil berkomentar.. mulai dari perjalanan taskecil ke Pulau Bali untuk ikutan sebuah simposium internasional sekaligus berlibur di akhir Juli ’09 sampe awal Agustus ’09.. jalan2 ke Kota Solo pasca lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1430 H (sekali lagi mohon maaf lahir batin) untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar buyutnya Luki (mohon doa untuk umur panjang dan kesehatan beliau) di bulan September ’09.. rencana berlibur sekalian pulang basamo ke Kota Padang yang akhirnya terpaksa dibatalkan karena kejadian gempa tektonik yang meluluhlantakkan kota tersebut (turut berduka kepada seluruh korban dan keluarganya — turut berduka juga untuk korban gempa di daerah2 lain), disusul Oma kami tercinta, Ibu Djaidah Nurdin yang jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di RS Qadr (mohon doanya untuk kesembuhan beliau, yang sampe saat ini masih terbaring di kamarnya) di bulan Oktober ’09..
Bulan2 belakangan ini juga diramaikan dan dipusingkan dengan perselisihan dan pertarungan antara cicak dan buaya, yang entah berhubungan atau nggak, juga menyebabkan lesunya perdagangan tokek, di tengah2 gencarnya promosi Komodo sebagai keajaiban dunia yang baru.. Semoga reptil2 tersebut menemukan kedamaian di alamnya masing2.. Amiiiiiinnnn..
Daripada nganga ngadep ngetan memperhatikan tingkah polah para reptil, kayaknya lebih baik ngatur jadwal main bola di lapangan di belakang RS Qadr, yang dalam waktu dekat terancam ditutup, yang konon kabarnya untuk pembangunan gedung baru RS Qadr.. Semoga pengurus baru Persidar bisa memaksimalkan waktu yang tersisa demi kemajuan persepakbolaan Keluarga Besar RS Qadr..
Sebagai penutup, mari kita doakan rekan2 kita, keluarga kita, yang lagi berada nun jauh di sana, di tanah Arab, yang lagi menunaikan ibadah Haji, semoga dimudahkan dalam perjalanannya, diberikan kesehatan dan kekuatan untuk mengagungkan nama-Nya, dan pulang membawa kemenangan sebagai Haji Mabrur, amiiiiinnn.. Kepada dr. Effie dan dr. Inti, Pak Hanapi, Pak Burhan, Bu Icik.. kami nantikan kedatangannya di tanah air dengan selamat dan tanpa kurang apa pun..
iPhone dalam taskecil.. taskecil dalam iPhone.. di tengah pertikaian reptil dalam mempertahankan eksistensinya.. kita perhatikan dan kawal bersama program 100 hari taskecil pasca WordPress 2.0 for iPhone..
Luki’s Birthday…
Hari ini, 16 Juli 2009, istri tersayangnya taskecil yang punya nama Luki Kusumaningtyas berulang tahun..
Menjelang hari ulang tahunnya yang ke-27 ini, kita berdua sama2 kebagian jaga malam di tempat kerja masing2.. jadi deh ucapan selamat tadi pagi dini hari hanya lewat telpon aja.. Baru di sore hari, setelah kami berdua pulang dari dinas masing2, ucapan ulang tahun diberikan secara langsung.. sementara acara potong kuenya nunggu Arsyad pulang praktek di Apotik Delatinos..
Buat Luki…
Selamat ulang tahun ya… semoga dengan bertambahnya bilangan umur Luki juga semakin matang dan dewasa dalam menjalani kehidupan sebagai pribadi, anak, istri, dan anggota pergaulan sosial.. semakin “dewasa” dalam kehidupan beragama, rumah tangga, karir, pendidikan, dan hobi… Semoga ALLAH SWT selalu melimpahkan rizkinya ke tangan Luki dan menitipkan lebih banyak lagi supaya Luki bisa membantu sesama dengan mudah, memberikan rahmah dan hidayah umur yang panjang dan bermanfaat serta kesehatan yang layak untuk menjalankan segala tugas dan kewajiban, serta memenuhi dan mencapai semua impian dan harapan yang dicita-citakan… amiiiiin ya Rob…
Happy birthday to YOU, my wife..
Oma Surtinah’s Birthday
Hari ini, tanggal 15 Juli 2009, Oma Surtinah berulang tahun yang ke-80…
Mohon maaf, nggak bisa cerita lebih banyak tentang acara perayaan ulang tahun Oma ini.. karena waktu dirayain, taskecil kebetulan lagi punya jadwal jaga sore-malam di RS Qadr, jadi nggak bisa hadir untuk bikin laporan pandangan mata.. Yang jelas, kayaknya acaranya diisi dengan makan Soto Betawi bikinan Mak Hj. Ronih bersama anak2nya, yang udah dipesen lewat mantunya, Udin Knex-Conac, 2 hari sebelumnya..
Selamat ulang tahun, Oma.. Maaf Bam nggak bisa hadir di acara makan2nya…
Neng Oi’s Birthday
Tanggal 1 Juli 2009, Cholidah Daniaty atau Oi berulang tahun…
Cholidah Daniaty, yang sering dipanggil ‘Neng sama temen2 UGD RS Qadr (dari sebutan Oneng), atau Teh Oi (panggilan sayangnya Ocha RS Qadr buat dia), atau Once (panggilannya dari Bang Andri dan Kang Endang), atau biasa dipanggil oleh taskecil dengan panggilan Ce-De ini, pernah bekerja di UGD RS Qadr sampai kira2 sebulan yang lalu.. Masa kerja lebih kurang setahun ini akhirnya dilepas, dan dia meninggalkan kami semua — orang tua, kakak2nya dan rekan2nya di RS Qadr — karena dia ingin menjalani yang katanya karir lebih baik demi masa depannya di RS Cengkareng..
Selamat jalan dan selamat menunaikan tugas di tempat yang baru Neng.. dan.. selamat ulang tahun…

Neng Oi ketika masih berseragam perawat RS Qadr, bersama taskecil, dr.Solihati, dan mbak Ana
Musim Liburan Telah Tiba…
Posted by bambam in Activities on June 30th, 2009
Musim liburan anak2 sekolah udah berlangsung untuk beberapa hari.. musim liburan telah tiba.. yang berarti musim khitanan, baik massal maupun perorangan, juga udah hadir dan siap memberikan rejeki kepada siapa pun yang ingin memanfaatkannya… rejeki untuk anak yang disunat, maupun rejeki untuk yang nyunat..
Kebetulan untuk musim libur pertengahan 2009 ini, taskecil dipercaya untuk menangani khitanan massal di 2 tempat.. yang pertama di Masjid Al-Hikmah di belakang Gedung Jakarta Theater di daerah Thamrin, yang kedua di Bandara Soekarno-Hatta..
Untuk proyek pertama yang di Mesjid Al-Hikmah Thamrin, tanggal 28 Juni 2009, taskecil ditawari oleh teman lama waktu masih sekolah di SMA 8 Jakarta dan ketemu lagi di Semarang, Ira Rachmayani.. Setelah beberapa hari sebelumnya sempet beberapa kali ketemu untuk rundingan, negosiasi, dan tanda tangan kontrak untuk acara khitanan massal yang rencananya diikuti oleh 50 orang anak, akhirnya di hari Minggu yang cerah itu khitanan massal dilakukan, dengan membuka 3 meja tindakan, dan taskecil membawa tim sejumlah 8 orang di luar taskecil sendiri, yang terdiri dari Pak Haji Hanapi Kadim, Kangmas Triyanto beserta Mbak Atun, Mas Sedyantoro Kurniawan dan Mbak Win, Mbak Sukeni, Puji Rahayu, dan Rosa Wati… Walau sebelum mulai sempat ada musibah mas Tri ngelindes selang hydran yang melintang di parkiran (salah siapa coba naro selang kok melintang di jalan umum??), akhirnya acara khitanan di sini berakhir sebelum azan zhuhur dengan jumlah yang dikhitan sekitar 40an.. kata panitianya, jumlah peserta lebih kecil dari target karena ada beberapa anak yang udah daftar hari itu malah nggak hadir…
Proyek kedua lebih heboh lagi.. kali ini taskecil ikut dengan tim RS Qadr.. acara khitanannya diadakan oleh Perum Angkasa Pura II, di Bandara Soekarno-Hatta, tanggal 30 Juni 2009, dengan peserta yang dikhitan mencapai 500 orang.. Sesuai dengan technical meeting yang diadakan hari Jumat, 26 Juni 2009, yang dipimpin oleh Bapak H. Emong Wiharja, di lokasi udah disiapin 25 meja tindakan, dan taskecil kebagian supervisi untuk Tim 5, meja 21-25.. Walau jumlahnya begitu banyak, nggak ada kejadian yang luar biasa.. selain karena tim dari RS Qadr yang emang bawa banyak orang, kasus2 sulit bisa langsung dikonsulkan ke dr. Kamal Anas, SpB, salah satu dokter spesialis bedah umum yang berpraktek di RS Qadr, yang juga hadir di lokasi sebagai penanggung jawab medis dan konsulen… Tim berangkat dari RS Qadr jam 7 pagi, dan acara selesai bersamaan dengan azan zhuhur berkumandang, dan jam 2 siang Tim udah sampe lagi di RS Qadr…
Musim liburan anak sekolah.. sebagian mengisinya dengan berlibur ke luar kota atau bahkan luar negeri, sebagian mengisinya dengan diam di rumah, sebagian lagi mengisinya dengan mencari sekolah baru, dan segelintir lagi mengisinya dengan tetap mencari rejeki dengan acara sunatan massal..
Ah.. semoga ke depannya masih banyak musim2 khitanan massal, eh, musim2 liburan lainnya…
Persidar 1 – MRFC 1
Posted by bambam in Activities on June 27th, 2009
Sabtu, 27 Juni 2009, akhirnya main bola lapangan besar lagi..
Kali ini pertandingan persahabatan antara Persidar RS Qadr dengan MRFC Cilandak.. pertandingan perdana, dari rencananya akan ada pertandingan2 atau sparring2 lain di antara kedua tim ini di masa mendatang..
Rencananya permainan akan dimulai jam 15.30, tapi terpaksa diundur, karena MRFC terlambat dateng ke lapangan.. kok bisa terlambat?? kenapa terlambat?? begini ceritanya…
Malam sebelumnya, abis latihan futsal rutin di Champions, Jl. Ampera Raya, sebenernya udah diomongin tentang rencana akan sparring sepak bola lapangan besar di lapangan RS Qadr.. dan sebagian besar udah setuju untuk kumpul di rumah Udin Knex jam 14.00, untuk berangkat bareng, dan sebagian lagi berencana berangkat sendiri.. tapi, ternyata, waktu hari H, sampe jam 14.30 yang dateng baru 6 orang..!! Udin Knex, Ajo, Lenk-Q, Ivan, Salim Fahri, dan taskecil berpanas-panasan di counter HP di depan rumah si Udin Knex, sambil coba menghubungi temen2 yang lain.. Peju Rohmani nggak bisa berangkat karena ada sodaranya yang sunatan.. Jali juga katanya harus dateng ke acara sunatan.. Akang Ari nggak bisa berangkat.. Ridwan Cuke katanya mau nyusul langsung kalo keburu.. Usman Acong mau langsung ke lapangan.. Wayan nggak bisa berangkat karena harus nungguin rumah.. weleh.. nggak kerasa udah jam 15.00.. Akhirnya diputuskan berangkat langsung aja dengan jumlah seadanya.. karena tersedia 2 mobil, jadilah mobil pertama berangkat duluan dengan isi 4 orang, yang terdiri dari taskecil, Salim Fahri, Lenk-Q, dan Ivan, langsung menuju lapangan RS Qadr, sementara mobil kedua yang sementara berisi Udin dan Ajo mampir dulu ke Taman Cilandak buat jemput beberapa pemain cabutan…
Sesampainya di lapangan bola di pinggir jalan tol Jakarta-Merak, di belakang RS Qadr, si Acong udah nungguin dengan stok minumannya.. sebenernya emang niat bawain minuman dingin apa mau promosi sih Cong?? Tim dari Persidar juga udah bersiap.. jadilah langsung permainan dimulai setelah pada ganti kostum.. di sini bener2 keliatan ketidaksiapan MRFC.. udah dateng terlambat, nggak punya seragam pula..!! Tapi the show must go on… permainan tetap dilaksanakan 2 babak.. dan setelah ada kejadian kecil waktu Tomi dari MRFC beradu kepala dengan Markum dari Persidar yang mengakibatkan Tomi terkapar di tengah lapangan untuk beberapa saat dan nggak sanggup untuk mengikuti kelanjutan permainan, pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.. hasil yang cukup memuaskan untuk kedua pihak, mengingat keduanya sama2 turun nggak dengan kekuatan penuh dan hari yang terlanjur kesorean..
Berbagi hasil imbang, 1-1, di pertemuan pertama… semoga benar2 melambangkan persahabatan yang akan terjalin ke depannya di antara kedua tim…
Bravo MRFC..!!
Bravo Persidar..!!
Bravo sepakbola Indonesia..!!