Archive for the ‘Activities’ Category

Musim Liburan Telah Tiba…

Musim liburan anak2 sekolah udah berlangsung untuk beberapa hari.. musim liburan telah tiba.. yang berarti musim khitanan, baik massal maupun perorangan, juga udah hadir dan siap memberikan rejeki kepada siapa pun yang ingin memanfaatkannya… rejeki untuk anak yang disunat, maupun rejeki untuk yang nyunat..

Kebetulan untuk musim libur pertengahan 2009 ini, taskecil dipercaya untuk menangani khitanan massal di 2 tempat.. yang pertama di Masjid Al-Hikmah di belakang Gedung Jakarta Theater di daerah Thamrin, yang kedua di Bandara Soekarno-Hatta..

Untuk proyek pertama yang di Mesjid Al-Hikmah Thamrin, tanggal 28 Juni 2009, taskecil ditawari oleh teman lama waktu masih sekolah di SMA 8 Jakarta dan ketemu lagi di Semarang, Ira Rachmayani.. Setelah beberapa hari sebelumnya sempet beberapa kali ketemu untuk rundingan, negosiasi, dan tanda tangan kontrak untuk acara khitanan massal yang rencananya diikuti oleh 50 orang anak, akhirnya di hari Minggu yang cerah itu khitanan massal dilakukan, dengan membuka 3 meja tindakan, dan taskecil membawa tim sejumlah 8 orang di luar taskecil sendiri, yang terdiri dari Pak Haji Hanapi Kadim, Kangmas Triyanto beserta Mbak Atun, Mas Sedyantoro Kurniawan dan Mbak Win, Mbak Sukeni, Puji Rahayu, dan Rosa Wati… Walau sebelum mulai sempat ada musibah mas Tri ngelindes selang hydran yang melintang di parkiran (salah siapa coba naro selang kok melintang di jalan umum??), akhirnya acara khitanan di sini berakhir sebelum azan zhuhur dengan jumlah yang dikhitan sekitar 40an.. kata panitianya, jumlah peserta lebih kecil dari target karena ada beberapa anak yang udah daftar hari itu malah nggak hadir…

Proyek kedua lebih heboh lagi.. kali ini taskecil ikut dengan tim RS Qadr.. acara khitanannya diadakan oleh Perum Angkasa Pura II, di Bandara Soekarno-Hatta, tanggal 30 Juni 2009, dengan peserta yang dikhitan mencapai 500 orang..  Sesuai dengan technical meeting yang diadakan hari Jumat, 26 Juni 2009, yang dipimpin oleh Bapak H. Emong Wiharja, di lokasi udah disiapin 25 meja tindakan, dan taskecil kebagian supervisi untuk Tim 5, meja 21-25..  Walau jumlahnya begitu banyak, nggak ada kejadian yang luar biasa.. selain karena tim dari RS Qadr yang emang bawa banyak orang, kasus2 sulit bisa langsung dikonsulkan ke dr. Kamal Anas, SpB, salah satu dokter spesialis bedah umum yang berpraktek di RS Qadr, yang juga hadir di lokasi sebagai penanggung jawab medis dan konsulen… Tim berangkat dari RS Qadr jam 7 pagi, dan acara selesai bersamaan dengan azan zhuhur berkumandang, dan jam 2 siang Tim udah sampe lagi di RS Qadr…

Musim liburan anak sekolah.. sebagian mengisinya dengan berlibur ke luar kota atau bahkan luar negeri, sebagian mengisinya dengan diam di rumah, sebagian lagi mengisinya dengan mencari sekolah baru, dan segelintir lagi mengisinya dengan tetap mencari rejeki dengan acara sunatan massal..

Ah.. semoga ke depannya masih banyak musim2 khitanan massal, eh, musim2 liburan lainnya…

Tags: ,

2 Comments


Persidar 1 – MRFC 1

Sabtu, 27 Juni 2009, akhirnya main bola lapangan besar lagi..

Kali ini pertandingan persahabatan antara Persidar RS Qadr dengan MRFC Cilandak.. pertandingan perdana, dari rencananya akan ada pertandingan2 atau sparring2 lain di antara kedua tim ini di masa mendatang..

Rencananya permainan akan dimulai jam 15.30, tapi terpaksa diundur, karena MRFC terlambat dateng ke lapangan.. kok bisa terlambat?? kenapa terlambat?? begini ceritanya…

Malam sebelumnya, abis latihan futsal rutin di Champions, Jl. Ampera Raya, sebenernya udah diomongin tentang rencana akan sparring sepak bola lapangan besar di lapangan RS Qadr.. dan sebagian besar udah setuju untuk kumpul di rumah Udin Knex jam 14.00, untuk berangkat bareng, dan sebagian lagi berencana berangkat sendiri.. tapi, ternyata, waktu hari H, sampe jam 14.30 yang dateng baru 6 orang..!! Udin Knex, Ajo, Lenk-Q, Ivan, Salim Fahri, dan taskecil berpanas-panasan di counter HP di depan rumah si Udin Knex, sambil coba menghubungi temen2 yang lain.. Peju Rohmani nggak bisa berangkat karena ada sodaranya yang sunatan.. Jali juga katanya harus dateng ke acara sunatan.. Akang Ari nggak bisa berangkat.. Ridwan Cuke katanya mau nyusul langsung kalo keburu.. Usman Acong mau langsung ke lapangan.. Wayan nggak bisa berangkat karena harus nungguin rumah.. weleh.. nggak kerasa udah jam 15.00..  Akhirnya diputuskan berangkat langsung aja dengan jumlah seadanya.. karena tersedia 2 mobil, jadilah mobil pertama berangkat duluan dengan isi 4 orang, yang terdiri dari taskecil, Salim Fahri, Lenk-Q, dan Ivan, langsung menuju lapangan RS Qadr, sementara mobil kedua yang sementara berisi Udin dan Ajo mampir dulu ke Taman Cilandak buat jemput beberapa pemain cabutan…

Sesampainya di lapangan bola di pinggir jalan tol Jakarta-Merak, di belakang RS Qadr, si Acong udah nungguin dengan stok minumannya.. sebenernya emang niat bawain minuman dingin apa mau promosi sih Cong?? Tim dari Persidar juga udah bersiap.. jadilah langsung permainan dimulai setelah pada ganti kostum.. di sini bener2 keliatan ketidaksiapan MRFC.. udah dateng terlambat, nggak punya seragam pula..!! Tapi the show must go on… permainan tetap dilaksanakan 2 babak.. dan setelah ada kejadian kecil waktu Tomi dari MRFC beradu kepala dengan Markum dari Persidar yang mengakibatkan Tomi terkapar di tengah lapangan untuk beberapa saat dan nggak sanggup untuk mengikuti kelanjutan permainan, pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.. hasil yang cukup memuaskan untuk kedua pihak, mengingat keduanya sama2 turun nggak dengan kekuatan penuh dan hari yang terlanjur kesorean..

Berbagi hasil imbang, 1-1, di pertemuan pertama… semoga benar2 melambangkan persahabatan yang akan terjalin ke depannya di antara kedua tim…

Bravo MRFC..!!
Bravo Persidar..!!
Bravo sepakbola Indonesia..!!

Tags: , ,

No Comments


Selamat Jalan Kang Endang…

Sebuah berita dari RS Qadr..

Telah berpulang ke kampung halamannya di Tasik dan meninggalkan kita semua warga Qadr.. Teman kita, sahabat kita, saudara kita, ENDANG KUSNO, terhitung mulai akhir April ’09 (kalo nggak salah), untuk berkumpul kembali bersama orang tuanya, serta kembali ke pelukan istri dan anaknya tercinta…

Endang in action

Endang Kusno, Amd.Kep., lahir tanggal 17 Agustus 1977, bergabung dengan RS Qadr sejak tahun 2000.. Terakhir di RS Qadr bekerja sebagai Perawat UGD.. Selama bekerja di Qadr dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, ringan tangan, dan senang bercanda, baik dengan rekan kerja maupun dengan pasien, walau nggak jarang juga bersitegang dengan pasien dan/atau keluarganya serta dengan rekan sekerja ketika beliau tersinggung atau sedang mengalami gangguan mood.. Pada pertengahan 2007 ikut serta sebagai perintis Gerakan Cinta Qadr bersama Abam, Andri, Dovi, dan Atik (dua nama terakhir sudah lebih dulu meninggalkan Qadr).. Pada akhir masa kerjanya di Qadr, tokoh yang selalu punya banyak cerita lucu, terkenal enak untuk diajak bertukar jam dinas, dan sering curang ketika main catur dan main gaple ini belakangan sering pulang pergi Tasik-Tangerang untuk melampiaskan rindunya terhadap keluarganya tercinta…

Kang Endang.. Banyak kisah yang udah kita lalui bersama… mulai dari bermalam, merusuh, dan menggila di Qadr dan nginep di kontrakan di belakang.. nyunat bareng, dari sekitar Tangerang sampai ke Tanah Abang (dengan korban jarinya Toro).. bermalam di Cilandak.. nongkrong dan minum2 di Summarecon Mall Serpong.. jaga malam bersama di UGD dengan kegiatan rutin main gaple.. nyari celana renang dan mainan untuk Nizwar.. sampai ikut sibuk ngurusin acara midodareni dan pernikahan… keceriaan itu.. tawa dan canda itu.. mungkin tak akan terulang kembali.. tapi semoga selalu menjadi kenangan indah bagi kita semua…

Dan akhirnya.. setelah sekian lama tertunda.. tanpa pesta dan tanpa hura-hura, diadakan penyerahan kenang2an untuk Endang Kusno, pada tanggal 13 Mei 2009, di Ruang UGD, RS Qadr.. Kenang2an yang terbuat dari batu kali dan dikerik oleh tangan terampil Sjarifudin Anwar atau lebih dikenal sebagai Dino dari Batu Kerik, semoga menjadi lambang persahabatan yang kokoh bagaikan batu, namun jika tidak dipelihara akan terkikis seperti batu yang dikerik… Semoga Kang Endang berkenan dengan persembahan sederhana ini..

Gerakan Cinta QadrPenyerahan Kenang2an

Batu kerik

Selamat berpisah Kang Endang Kusno, teman kami, sahabat kami, saudara kami, guru kami… semoga engkau menemukan kehidupan yang lebih baik di sana… dan jangan sampai kau lupakan Qadr sebagai salah satu alma mater-mu… Semoga kita diberikan kesempatan oleh Yang Kuasa untuk berkumpul dan bersama lagi…

Selamat jalan, Akang…

Tags: ,

5 Comments


Katarak.. Baksos.. Habis Gelap Terbitlah Terang…

Akhir pekan terakhir di bulan April ’09 bener2 seru.. melelahkan.. tapi menyenangkan.. hari Jumat dan Sabtu yang rame.. penuh dengan kegiatan yang memberi warna berbeda dengan hari2 lainnya..

Jumat, 24 April 2009, ada screening untuk persiapan pra-operasi acara bakti sosial operasi katarak massal di RS Qadr..  Acara ini hasil kerjasama Persatuan Ikatan Istri Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Pusat, PERDAMI Jaya, dan Dinkes Kabupaten Tangerang..  Acara yang berlangsung 2 hari ini dimulai dengan acara screening ini..  Sekitar 300an orang calon pasien yang datang nggak hanya dari sekitar RS Qadr, tapi dari wilayah2 se-Kabupaten Tangerang, sampai Situ Gintung, bahkan dari Rawamangun, mengantri dari pagi untuk melakukan pemeriksaan screening yang meliputi pendaftaran dan pemeriksaan kelengkapan administrasi, pengukuran berat badan dan tekanan darah, pemeriksaan visus, pengukuran tonometri, pemeriksaan gula darah sewaktu, pengukuran lensa mata, pencukuran bulu mata, dan tanda tangan surat ijin operasi…  Banyak pasien langganan RS Qadr yang kaget dengan penuhnya tempat parkir oleh ambulans2 milik Puskesmas dan kendaraan lain yang mengantar para calon pasien operasi katarak.. dokter2 tetap yang berpraktek di Qadr sampe merelakan parkir di luar portal, bahkan lapangan bola pun disulap jadi lapangan parkir sementara…

Sabtu, 25 April 2009, pelaksanaan bakti sosial operasi katarak massal dilaksanakan..  Pengunjung nggak serame hari sebelumnya, karena hari ini hanya yang udah lolos pemeriksaan awal aja yang datang bersama pengantarnya… Dari 300an orang yang di hari sebelumnya ikutan screening, bersisa kurang lebih 102 orang yang akan melaksanakan operasi katarak..  Acara dimulai dengan sambutan2 dari yang berkepentingan, trus baru acara inti, pelaksanaan operasi dimulai, kira2 jam 10an…  Sebelum dilakukan operasi, terhadap masing2 peserta dilakukan lagi pengukuran tekanan darah, dan bagi yang ternyata tekanan darahnya tinggi, maka pelaksanaan operasi terhadapnya dibatalkan.. ih.. ini bahasa ribet banget… dan dari 100an orang itu, akhirnya hanya 93 orang yang dioperasi..  Alhamdulillah semua acara berjalan dengan baik dan lancar, walaupun konon kabarnya ada alat yang terlambat sampe di RS Qadr karena konon kabarnya lagi terjadi kemacetan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Merak karena ada truk dengan muatan saos dan kecap terbalik di jalan tol (kebetulan korban dibawa oleh ambulan Jasa Marga ke RS Qadr juga), dan kurang lebih jam 20.00 hari itu, semua peserta selesai dioperasi dengan baik…  Tinggal acara besoknya, Minggu, 26 April ’09, para peserta akan menjalani pemeriksaan post-operasi, yang nggak seheboh 2 hari ini…

Terimakasih untuk semua yang udah terlibat dalam akhir pekan yang seru ini..  Terimakasih kepada para Kartini masa kini yang tergabung dalam Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, yang telah berpartisipasi dalam acara ini.. setidaknya, habis gelap terbitlah terang bagi para pasien bakti sosial operasi katarak massal kali ini…

Wahai Raden Ajeng Kartini, lihatlah para penerusmu ini.. yang telah mewujudkan kata2mu.. habis gelap terbitlah terang.. setelah sekian lama gelap karena katarak, saat ini puluhan orang menyongsong terangnya hari setelah operasi..

Tags: ,

5 Comments


Pemilu, Kartini, dan Semangat Emansipasi…

Cukup lama tas kecil ini terbengkalai dan nggak ditambahin isinya…  Sepertinya saat ini, ketika akhirnya ketemu kesempatan, mari kita mulai mengisinya lagi…

April ’09, bulan dengan beberapa kegiatan, baik yang rutin maupun yang terjadi setahun sekali, bahkan 5 tahun sekali…  Kegiatan rutin seperti biasa, jaga malam di RS Qadr tiap hari Rabu, di RS Setia Mitra tiap Senin, dan tiap pagi di Apotik Delatinos kalo lagi nggak males dan nggak bangun kesiangan…  Sejauh ini nggak ada kasus aneh yang bener2 aneh.. nggak pernah dapet yang katanya penyakit kaki tangan dan mulut atau terkenal dengan sebutan flu singapur, yang sempat bikin heboh masyarakat Depok…  Anehnya, kenapa jadi sering nerima pasien retensio urine dan pasien hipokalemi ya???

Hari ini, Selasa, 21 April 2009, bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Kartini..  Banyak cara untuk memperingati hari yang katanya juga hari emansipasi wanita di Indonesia.. ada yang berkebaya di tempat kerja, atau pake batik, dan cara2 lain.. stasiun radio favorit kami, KIS FM 95.1 Jakarta memperingatinya dengan cara hanya memainkan lagu2 yang dinyanyikan oleh perempuan..  Jadi inget jaman di Semarang dulu, waktu masih kuliah bareng2 di Gunung Brintik, Ruang B dan Ruang C.. kami anak2 PerSEn (Persaudaraan Sembilan Enam) atau ada yang nyebut Persenners, merayakannya dengan memakai batik untuk laki2 dan memakai selendang untuk perempuan.. yang jadi pertanyaan saat ini, kenapa jadinya yang pake batik dan sarung saat itu cuma saya aja???

Oya.. tanggal 9 April ’09 kemaren sebagian bangsa Indonesia juga mengikuti acara yang katanya Pesta Demokrasi..  Pemilihan Umum Legislatif dengan cara baru, mencontreng…  Yah, berhubung saya bukan ahli politik, pengamat politik pun bukan, jadi, selamat berpesta aja, dan bersiap untuk menghadiri pesta jilid 2, Pemilu Presiden..  Ngomong2 tentang pesta ini, kenapa sih bagi pasien rawat inap di rumah sakit-rumah sakit pada Pemilu sekarang ini nggak disediakan TPS Keliling seperti Pemilu sebelumnya??  Apakah orang sakit jadi hilang haknya sebagai warga negara??  Apa mereka nggak boleh ikut berpesta seperti saudara2 mereka yang sehat??  Apa mereka harus cuti dari perawatan untuk sebentar menghadiri TPS di daerah tempat tinggal mereka masing2??  Di luar niat mereka yang mungkin sebagian memang mantap untuk mengikuti barisan golongan putih, apakah mereka nggak punya hak untuk memilih wakil mereka di parlemen?? Dengan data dari Depkes tahun 2006, jumlah rumah sakit di Indonesia yang berjumlah 1.292, dengan jumlah tempat tidur 138.451, dengan asumsi di saat Pemilu jumlah tempat tidur itu terisi oleh warga negara yang punya hak pilih sebanyak 40%-nya aja, berarti ada kira2 55 ribuan orang yang hak pilihnya terbengkalai..  Yah, sekali lagi, saya bukan seorang pengamat politik.. pengamat perumahsakitan juga bukan…  Saya juga nggak tau apa yang terjadi di rumah sakit-rumah sakit lain.. yang saya tau di RS Qadr nggak ada TPS untuk pasien…  Semoga nantinya, ketika Pemilu Presiden, hak pasien ini bisa tersalurkan.. atau, apakah semua rumah sakit di Indonesia tutup serentak dan menolak pasien rawat inap bahkan memulangkan dengan paksa para pasien rawat inap ketika hari pemilihan??  Ah.. hanya yang punya kebijakan yang tau..

Jadi.. Selamat ulang tahun wahai Raden Ajeng Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia… Semoga perjuanganmu tidak sia2 hanya dalam perayaan tiap tahunnya…  Kepada para Kartini modern dan Kartini2 muda.. sanggupkah kalian menyelami makna perjuangan RA Kartini dan meneruskan perjuangan luhurnya??  Seperti apakah perjuanganmu?? Dan akan dibawa ke arah mana perjuangan yang telah dirintis almarhumah???

Di hari emansipasi ini juga, ke manakah para pejuang emansipasi??  Mereka yang memperjuangkan persamaan hak untuk memilih dalam Pemilu oleh orang2 sakit yang berbaring di ruang2 perawatan rumah sakit??  Atau akankah hak mereka akan terpasung dalam sepi??  Seperti Pahlawan Kartini berkata dalam bukunya, habis gelap terbitlah terang.. semoga terang segera datang dan menyapa, memberikan jawaban, serta mengembalikan hak orang2 yang terpasung di atas ranjang perawatan rumah sakit..

Aaahh.. hanya sebuah celoteh di Hari Kartini ’09…

2 Comments


Penjaga Malam, Menyepi Kisahmu Kini…

Hari ini, 25 Maret 2009, Rabu terakhir di bulan Maret ’09.. seperti kebiasaan yang dimulai sejak Februari ’09, setiap Rabu diisi dengan jaga malam di RS Qadr…

Dari sore, pasien Poli Umum/UGD udah cukup banyak, tapi nggak banyak2 banget kok.. yang perlu dicatet, kalo biasanya ketika yang jaga “dokter abam” pasien didominasi pasien anak, maka sore tadi nggak begitu.. waktu jaga sore dari jam 16.00 sampe 21.00, ditemani Endang Kusno, Ana Febrianti, dan Puji Rahayu, sambil sekali2 dibantu sama Purwanti ICU, dan rekan2 anggota PPGBSQ (Persatuan Penggemar Gaple “Balak Satu” Qadr), si maskot Suryata “Yongki Ompong” dan “Joshua Kacang” Murkasan, pasien justru banyak dari orang2 usia lanjut…  Ngomong2.. jangan lapor manajemen rumah sakit ya kalo di dalam rumah sakit ada wadah nggak resmi untuk para penggemar gaple dan kadang2 kami mengadakan pertemuan rutin…

Malamnya, keadaan cukup lengang, hampir tanpa pasien.. mungkin berhubungan dengan hari libur nasional besok dalam rangka Hari Raya Nyepi…  Saat ini aja, bidadari2 yang nemenin jaga di UGD malam ini; Bu Keni, Teh Lina ICU, sama Cholidah Daniaty alias Oi alias Oneng alias Ce-de, udah terlelap menyepi di ruang Poli Umum…  Sementara Anton “nCek nggak punya anjing” Sumantri sama I-eF-Ka (Ivan F. Kusuma) ngobrol2 di luar… Pak Iming yang dengan setia selalu menyiapkan kopi atau teh hangat untuk menemani malam saat ini lagi menyiapkan suguhan kue pancong untuk dinikmati sebagai dorongan kopi… Pak Muhadi sibuk jagain meja pos keamanan merangkap sebagai operator telepon sambil nonton tivi, sementara Haji Mudofir muter2 bawa lampu senter mengelilingi kawasan…  Sementara Kang Endang yang nerusin jaga malam sejak sore lagi asik mendongeng di hadapan para fans-nya…

Si Akang yang terakhir disebut ini konon kabarnya tanggal 14 April 2009 nanti akan dengan resmi meninggalkan dunia Qadr untuk kembali ke pelukan kekasih hati, istri dan putra tercintanya, dan membangun kampung halamannya… Apakah dengan perginya Kang Endang nantinya akan menandakan berakhirnya era kejayaan Jablay Qadr??  Era di mana ketiga anggotanya, Akang-Abang-Abam, sering nongkrong dan merusuh bersama.. era di mana pernah terbentuk “molimo” Qadr dengan anggota para Jablay Qadr plus Dovi dan Atik… akankah canda dan tawa yang selama ini terjadi akan menyepi dengan kepergiannya??  Ah.. malam pun menyepi tak mampu menjawab pertanyaan ini…

Hari akan segera berganti.. beberapa menit lagi Rabu terakhir di Maret ’09 akan berlalu… sampe saat ini pasien pun menyepi seakan enggan untuk hadir dan mewarnai kisah para penjaga malam yang sebenernya nggak merayakan Hari Nyepi…

Malam pun kian menyepi… Penjaga Malam, menyepi kisahmu kini…

Tags:

9 Comments


Februari ’09 yang Begitu Cepat…

Hari ini hari terakhir di bulan Februari ’09… tanggal 28… dan besok, bulan dengan jumlah hari paling sedikit dalam setahun ini akan terlewati… sambil menjelang hadirnya Maret ’09.. ada baiknya nengok sedikit ke kaca spion untuk melihat apa aja yang udah terjadi di bulan ini…

Kebetulan mulai Februari ’09 ini jadwal jaga malam di RS Qadr sudah mulai teratur, setiap hari Rabu, jadi mulai bisa lebih mengatur waktu untuk kegiatan2 lainnya, baik yang bermanfaat, maupun yang dirasa orang lain nggak bermanfaat tapi bagi saya sangat2 bermanfaat, seperti berkumpul bersama teman dan keluarga… karena kata orang yang katanya bijak, apa yang kita lakukan saat ini, apa yang kita katakan, apa yang kita perbuat, apa yang kita putuskan, semuanya akan punya dampak buat diri kita sendiri di masa depan, maka timbul harapan, semoga dengan mulai teraturnya jadwal jaga malam, kegiatan lain yang menunjang penghidupan yang lebih layak di masa yang akan datang bisa dilakukan dengan lebih leluasa… Kok malah jadi muter2? Kayaknya yang muter2 begini yang bikin orang bijak jadi kurang bijak dan orang yang tersesat semakin bingung dan kesasar… bweh..!!

Ngomong2 tentang jaga malam.. ternyata oh ternyata.. ternyata hujan membawa pengaruhnya juga terhadap kerjaan di rumah sakit, terutama di RS Qadr..  Dengan seringnya hujan yang turun dengan deras dan lama, ternyata jumlah kunjungan ke rumah sakit jadi menurun dengan signifikan, yang mungkin dikarenakan karena orang jadi males hujan2an untuk berobat, kecuali emang udah bener2 kepepet..  Tetapi, ternyata, walaupun jumlah kunjungan menurun, bukan berarti kerjaan berkurang, karena ternyata terjadi peningkatan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas, terutama kecelakaan kendaraan bermotor, terutama lagi sepeda motor, dari yang cuma sekedar lecet2, patah pada beberapa tulang, cedera kepala berat, bahkan kematian…  Jadi, walaupun jumlah pasien agak2 berkurang, tetapi kerjaan yang harus dilakukan tidak berkurang beratnya…  Maka, bagi para pengguna jalan.. tolong berhati-hati ketika menggunakan jalan yang sebenernya milik bersama itu, dan tolong lebih berhati-hati lagi di saat musim hujan yang nggak jelas seperti sekarang ini…

Hmm.. apa lagi ya yang udah terjadi di bulan ini??  Begitu cepatnya bulan ini berlalu, sampe2 semua terlihat blurry..

Karena jadwal kegiatan tiap minggunya udah mulai teratur, jadi saya bisa memanjakan diri sendiri dan keluarga, dengan mencoba beberapa tempat makan baru yang selama ini belum pernah kami datangi..  Dan, sampai saat ini, perjalanan2 itu masih sangat2 memuaskan…  Tapi, ternyata ada beberapa kegiatan yang jadinya agak2 terlantar, seperti main futsal, yang biasanya dilakukan tiap jumat malam…  Emang sih, itu karena memang teman2 memutuskan untuk beristirahat dulu, dan ada acara pengganti, kopdar mainbenang di wetiga… pokoknya masih seru2 aja deh… oya, mainbenang akhirnya resmi berdiri juga di bulan ini, lho!  Terimakasih Ibu Yuliazmi

Oya, mulai pertengahan bulan ini juga, ada kegiatan baru, praktek pribadi!!  Akhirnya punya tempat untuk praktek pribadi dengan nama sendiri.. emang sih, tempatnya masih numpang… Tempat baru ini sebuah apotik bernama Apotik Delatinos, di cluster Delatinos, BSD City…  Di sini saya praktek tiap hari kerja, jam 9-12, dan Kamis sore, jam 17-20..  yah, lumayan deh… walau sampe sekarang masih agak2 aneh… dari jaman dulu paling males kalo punya kegiatan pagi, makanya sampe sekarang ngerasa nyaman banget kalo disuruh jaga malam.. eeeehh, sekarang malah tiap pagi harus berangkat…  Perubahan.. itu yang terjadi setiap hari.. dan, semoga perubahan ini, walau sampe sekarang masih terasa berat, akan membawa ke arah perbaikan dan peningkatan kualitas hidup, karena, belum apa2 akhirnya terpaksa tiap hari bangun pagi, yang konon kabarnya lebih sehat dibanding bangun siang hari…

Yah, ini memang hari terakhir di bulan Februari ’09, tapi jelas bukan hari terakhir di tahun 2009…  Memang bulan ini berlalu dengan cepat… Begitu banyak perubahan yang terjadi dengan cepat, secepat berlalunya bulan ini…  Dan sepertinya, masih akan banyak perubahan yang akan terjadi di bulan2 yang akan datang… Semoga setiap perubahan yang akan terjadi di bulan2 mendatang tetap dalam kendali kita, demi kehidupan yang lebih baik, dan bukan sebaliknya, di mana kita menjadi bulan2an dari perubahan…

Februari ’09 yang begitu cepat..  Banyak orang berkata, dalam hubungannya dengan teori relativitas dari Albert Einstein, bahwa waktu, yang sebenarnya berjalan dengan tetap, akan terasa berlalu dengan cepat ketika kita menikmatinya…  Februari ’09, kami benar2 menikmatimu dengan segala perubahan yang kau bawa… terimakasih… Dan terimakasih juga wahai Februari ’09, karena telah mengantarkan kami menuju Maret ’09…  Esok hari, entah apakah engkau yang akan meninggalkan kami atau justru kami yang meninggalkanmu.. tapi, tidak akan ada pagi di bulan Maret ’09 jika selama 28 hari ini engkau tidak hadir dalam kehidupan kami…

Terimakasih Februari ’09 yang begitu cepat…

Tags: , , , ,

5 Comments


Weekend Terakhir di Januari ’09

Akhirnya sebulan telah berlalu dari tahun 2009..  Masih banyak impian dan tujuan yang belum selesai… Ada yang bilang, jangan terlalu ngotot, toh baru sebulan terlalui…  Tapi, kalo nggak ngotot, takutnya terlena, dan target2 kecil malah nggak tercapai, dan bahkan malah mungkin nggak ada yang terselesaikan, sehingga terbuang percuma…  Walau masih banyak tujuan yang belum tercapai karena kadang berasa seperti sedang berjalan di tempat, banyak hikmah yang bisa diambil, dan banyak pengalaman yang bisa dijadikan guru…

Akhir pekan terakhir di bulan Januari 2009 diwarnai dengan beberapa kegiatan…  Dimulai dari hari Jumat, 30 Januari 2009, selepas maghrib, berangkat mengikuti pertemuan Kopdar Merajut, entah yang ke berapa, yang “diprakarsai” oleh Yuliazmi… Malam itu Wetiga rame.. mau makan aja repot banget, dan kami nggak kebagian tempat lesehan.. jadi deh merajut di meja…  Pulangnya, setelah hari berganti, sekalian nganter Belutz dulu ke kostnya, di daerah Kebon Jeruk..

Sabtu, 31 Januari 2009, jadi hari krida, karena harus masuk pagi di RS Qadr..  Pagi itu kunjungan cukup rame, bahkan sampai jam 15.00 aja belum ada satu batang pun fatsal-5 yang jadi korban…  Jam 16.00 dr. Solihati nelpon, bilang katanya beliau datang untuk menggantikan jaganya agak terlambat… Alhamdulillah.. dikasih rejeki sama dr. Solihati… terima kasih, dok…  dan, akhirnya, beberapa saat sebelum maghrib, dr. Olie (panggilan akrab dr. Solihati di RS Qadr) dateng, dan setelah operan, selesailah tugas jaga hari itu…  Berhubung hujan turun dengan lebatnya, niat buru2 pulang ditunda karena jarak pandang sangat2 pendek… toh malam minggu ini juga nggak punya acara apa2, karena Luki lagi jaga 24 jam, baru pulang besok paginya… Sempat datang SMS dari Riyogarta nawarin untuk nyusul ke daerah Tigaraksa, karena kebetulan beliau ini lagi ada acara di sana dari pagi, tapi, mohon maaf, tawaran terpaksa ditolak untuk saat ini, karena ya itu tadi, hujan lebat, dan sebenernya capek…  Akhirnya, hari ini diakhiri, dan langsung pulang ke rumah di Cilandak…

Minggu pagi, hari pertama bulan Februari 2009, dimulai dengan acara menjemput Luki yang abis jaga 24 jam, dan sebelum pulang mampir ke Setiabudi One, buat sarapan di “Ming”…  Selesai sarapan sempat jalan2 sebentar, trus baru pulang ke Cilandak untuk melanjutkan tidur yang terpotong karena harus menjemput itu tadi…  Sore harinya, setelah bangun tidur siang, kami pergi ke Pondok Kelapa, ke rumah mertua, orang tuanya Luki, yang katanya lagi ada kumpul2 keluarga.. tapi ternyata oh, ternyata, pas sampe sana, barusan aja acaranya bubar dan udah pada pulang…  Jadi, pindah istirahat aja.. tapi akhirnya jam 23an kita pamit dan kembali ke Cilandak.. emang sempat diprotes sih, ditanyain kok nggak nginep aja… berhubung Luki besoknya akan jaga dan perlengkapan tempurnya masih di Cilandak, jadi malam itu juga memang harus kembali ke Cilandak….

Akhir pekan terakhir di Januari 2009; keluarga, teman, dan kerja… Lengkap!!  Sekarang bersisa 11 bulan lagi aja untuk memenuhi semua impian, khayalan, dan harapan untuk tahun ini…  Tetap dengan Bismillah, meneruskan langkah, siap dengan semua kejutan indah, tegar menghadapi tantangan…

Tags: ,

12 Comments


Tersesat.. Lost in Bintaro…!!

Masih teringat kejadian semalam… masih bertanya-tanya, kok bisa??  Tapi.. Blessing in disguise…  Begini ceritanya…

Rabu, 28 Januari 2009, waktunya Luki untuk kontrol ke drg. Bambang Irawan di tempat prakteknya, Klinik Keluarga Sehat, di Gading Serpong.  Kami berangkat dari Cilandak jam 19.30an, langsung ke sana…  Sampe sana ternyata masih ada pasien yang datang sebelum kami, jadi kami sabar menunggu sambil nonton TV di klinik, yang menayangkan pertandingan sepakbola, Indonesia v Australia, yang disiarkan langsung oleh RCTI..  Luki selesai berobat, tapi pertandingan belum selesai, jadi setelah bayar, kami nongkrong dulu di situ sambil nonton bola…  Setelah agak lama, baru sadar, rasanya tadi udah menit 78, kok 12 menit plus injury time aja kok nggak abis2 ya??  Sebegitu membosankan dan monotonnya-kah???  Rasanya nggak… ada beberapa peluang yang dibuang-buang para pendekar sepakbola asal perguruan Senayan ini…  Sempat tersentil.. “andai aku bukan orang Indonesia, nggak akan aku nonton pertandingan ini.. hanya karena aku orang Indonesia, jadi terpanggil untuk tetap duduk dan mengikuti jalannya permainan…”  Akhirnya pertandingan selesai dengan hasil akhir 0-0…  Langsung keluar dan meluncur pulang…

Dalam perjalanan pulang, karena udah cukup malam, pikir2, “ah, kayaknya sekali2 coba jalan nggak usah lewat tol JORR, mumpung lalu lintas udah mulai sepi…”  Lha kok begitu masuk Bintaro malah bingung mau ke mana??  Kok jadi disorientasi begini??  Lewat jalan ini, kok nggak mau lewat sana… Lewat jalan itu, nantinya nongol di mana??  Mau ke sana, kok belokannya kayaknya kelewat deh..  Terpaksa mengakui… we’re lost!  Lost in Bintaro…

Setelah beberapa lama muter2 di kawasan Bintaro dan masih berkeras nggak mau lewat tol, terlintas pikiran untuk nanya ke kawan yang tinggal di daerah situ…  Langsung ambil hape, kirim SMS ke Riyogarta dan Yuliazmi… niatnya mau nanya2 enaknya lewat mana.. ternyata beliau2 ini juga masih dalam perjalanan mau pulang, jadilah kita janjian ketemu di Burger & Grill Bintaro…

Di sini ini blessing in disguise-nya.. di pertemuan itu Luki jadi bisa konsultasi tentang rajutan kepada gurunya, Ibu Yuliazmi, dan langsung asyik merajut.. dan Pak Riyogarta juga memberikan beberapa ilmu baru setelah membuka laptopnya…  Selain itu, sebenernya sebelumnya kami belum pernah makan di Burger & Grill, jadi tau deh tempat makan baru, yang kalo nggak karena tersesat, nggak mungkin makan di situ.. walau kemudian, sesudah semua selesai, akhirnya kami pulang tetap lewat tol, karena sudah terlalu larut, malas untuk cari2 jalan lagi..

Tersesat.. nggak tau arah.. malah ternyata kemudian mendapat banyak arahan yang berguna dan menjadi pengalaman yang menarik..  Terima kasih Riyogarta.. Terima kasih Yuliazmi…

Tags: ,

8 Comments


Tercecer, Namun Tidak Terlupakan…

Ternyata sudah lebih dari 2 minggu nggak ada tulisan baru..  Bulan pertama di tahun 2009 sudah hampir akan terlalui…  Banyak yang tercecer, tidak tertulis, namun sampai saat ini nggak terlupakan..  Dan sepertinya saat ini merupakan waktu yang cukup baik untuk kembali menyalin apa yang menjadi kenangan di kepala dan di hati ke dalam taskecil supaya benar2 nggak akan terlupakan…

Banyak sekali kejadian dan peristiwa..  Ah, begitu menyenangkan, menggemparkan, melelahkan, namun.. kata orang2 kebanyakan.. semua indah pada waktunya…

Kamis, 15 Januari 2009, menghadiri acara “Kopdar Merajut” di Wetiga, yang diprakarsai oleh Ibu Yuliazmi, yang ternyata diliput Kompas untuk rubrik Hobi dan Komunitas yang ternyata lagi dimuat di Kompas Minggu, 18 Januari 2009.  Di acara ini, selain ketemu teman2 “angkatan 1 dan 2″, akhirnya ketemu lagi dengan Dianse, teman baik selama di Semarang.  Sejak beliau menikah, ini adalah pertemuan kedua kami.. sayang, setelah mengantarnya pulang, belum sempat ketemu Istie dan Kea, istri dan anaknya, karena sudah terlalu malam.

Minggu berikutnya merupakan minggu yang sangat2 melelahkan, penuh dengan tugas jaga di RS Qadr..  Dimulai dengan jaga malam di hari Minggu, 18 Januari 2009.  Di hari Selasa, 20 Januari 2009, kena giliran jaga sore-malam.  Lalu hari Kamis, 22 Januari 2009, menggantikan jadwal jaga malam dr. Solihati yang katanya masih di Yogya, selesai jaga hari Jumat-nya, nggak sempat pulang, karena langsung jaga lagi sampai Sabtu pagi.

Sabtu siang, pulang jaga, belum sempat istirahat, malah langsung meluncur lagi ke Apartemen Salemba, buat serah terima kunci.. sebenarnya agak mengecewakan, karena beberapa perbaikan yang dijanjikan katanya akan diselesaikan ternyata belum sepenuhnya selesai dan masih banyak kekurangan…  Yah, apa boleh buat.. terima aja..

Di hari Minggu, 25 Januari 2009, pagi2 mengantar “the Nyonyah” Luki jaga 24 jam di RSPAD Gatot Subroto…  Trus, setelah sesiangan nggak ada kegiatan apa2 selain tidur, untuk menghilangkan jenuh akhirnya malam baru keluar, ketemu Kania dan Belutz di Anomali Coffee, di Jl. Senopati…

Hari Senin, 26 Januari 2009, bersamaan dengan yang katanya perayaan tahun baru Imlek, menjemput Luki yang pulang jaga.. padahal rasanya tidur baru sebentar dan belum puas..  Sebelum pulang sempat mampir makan siang dulu di Warung Daun, Cikini..

Selasa dan Rabu, 27-28 Januari 2009, berhubung sedang diadakan penilaian akreditasi rumah sakit di RS Setia Mitra, akhirnya terpaksa masuk pagi untuk jaga di sana…  Masuk pagi… Sesuatu yang benar2 sangat ingin dihindari, tapi ternyata nggak bisa.. lagi2.. jalani dan terima aja…

Mungkin kurang indah untuk dilihat.. Mungkin terlalu melelahkan untuk dilakukan.. Mungkin kurang bermakna untuk diikuti… Tapi, setelah semua berakhir… Setelah semua dilalui… Setelah semua direnungkan…  Betapa indah persahabatan yang terjalin dari pertemuan… Betapa indah ilmu dan pelajaran yang didapat dari perbuatan dan tindakan… Betapa indah kehangatan dalam kebersamaan… Betapa indah kenangan dalam pengalaman…

Semua kenangan medio Januari 2009… begitu indah… tercecer, namun tidak terlupakan…

Tags: , ,

2 Comments



SetPageWidth