Archive for February, 2009
Februari ’09 yang Begitu Cepat…
Posted by bambam in Activities on February 28th, 2009
Hari ini hari terakhir di bulan Februari ’09… tanggal 28… dan besok, bulan dengan jumlah hari paling sedikit dalam setahun ini akan terlewati… sambil menjelang hadirnya Maret ’09.. ada baiknya nengok sedikit ke kaca spion untuk melihat apa aja yang udah terjadi di bulan ini…
Kebetulan mulai Februari ’09 ini jadwal jaga malam di RS Qadr sudah mulai teratur, setiap hari Rabu, jadi mulai bisa lebih mengatur waktu untuk kegiatan2 lainnya, baik yang bermanfaat, maupun yang dirasa orang lain nggak bermanfaat tapi bagi saya sangat2 bermanfaat, seperti berkumpul bersama teman dan keluarga… karena kata orang yang katanya bijak, apa yang kita lakukan saat ini, apa yang kita katakan, apa yang kita perbuat, apa yang kita putuskan, semuanya akan punya dampak buat diri kita sendiri di masa depan, maka timbul harapan, semoga dengan mulai teraturnya jadwal jaga malam, kegiatan lain yang menunjang penghidupan yang lebih layak di masa yang akan datang bisa dilakukan dengan lebih leluasa… Kok malah jadi muter2? Kayaknya yang muter2 begini yang bikin orang bijak jadi kurang bijak dan orang yang tersesat semakin bingung dan kesasar… bweh..!!
Ngomong2 tentang jaga malam.. ternyata oh ternyata.. ternyata hujan membawa pengaruhnya juga terhadap kerjaan di rumah sakit, terutama di RS Qadr.. Dengan seringnya hujan yang turun dengan deras dan lama, ternyata jumlah kunjungan ke rumah sakit jadi menurun dengan signifikan, yang mungkin dikarenakan karena orang jadi males hujan2an untuk berobat, kecuali emang udah bener2 kepepet.. Tetapi, ternyata, walaupun jumlah kunjungan menurun, bukan berarti kerjaan berkurang, karena ternyata terjadi peningkatan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas, terutama kecelakaan kendaraan bermotor, terutama lagi sepeda motor, dari yang cuma sekedar lecet2, patah pada beberapa tulang, cedera kepala berat, bahkan kematian… Jadi, walaupun jumlah pasien agak2 berkurang, tetapi kerjaan yang harus dilakukan tidak berkurang beratnya… Maka, bagi para pengguna jalan.. tolong berhati-hati ketika menggunakan jalan yang sebenernya milik bersama itu, dan tolong lebih berhati-hati lagi di saat musim hujan yang nggak jelas seperti sekarang ini…
Hmm.. apa lagi ya yang udah terjadi di bulan ini?? Begitu cepatnya bulan ini berlalu, sampe2 semua terlihat blurry..
Karena jadwal kegiatan tiap minggunya udah mulai teratur, jadi saya bisa memanjakan diri sendiri dan keluarga, dengan mencoba beberapa tempat makan baru yang selama ini belum pernah kami datangi.. Dan, sampai saat ini, perjalanan2 itu masih sangat2 memuaskan… Tapi, ternyata ada beberapa kegiatan yang jadinya agak2 terlantar, seperti main futsal, yang biasanya dilakukan tiap jumat malam… Emang sih, itu karena memang teman2 memutuskan untuk beristirahat dulu, dan ada acara pengganti, kopdar mainbenang di wetiga… pokoknya masih seru2 aja deh… oya, mainbenang akhirnya resmi berdiri juga di bulan ini, lho! Terimakasih Ibu Yuliazmi…
Oya, mulai pertengahan bulan ini juga, ada kegiatan baru, praktek pribadi!! Akhirnya punya tempat untuk praktek pribadi dengan nama sendiri.. emang sih, tempatnya masih numpang… Tempat baru ini sebuah apotik bernama Apotik Delatinos, di cluster Delatinos, BSD City… Di sini saya praktek tiap hari kerja, jam 9-12, dan Kamis sore, jam 17-20.. yah, lumayan deh… walau sampe sekarang masih agak2 aneh… dari jaman dulu paling males kalo punya kegiatan pagi, makanya sampe sekarang ngerasa nyaman banget kalo disuruh jaga malam.. eeeehh, sekarang malah tiap pagi harus berangkat… Perubahan.. itu yang terjadi setiap hari.. dan, semoga perubahan ini, walau sampe sekarang masih terasa berat, akan membawa ke arah perbaikan dan peningkatan kualitas hidup, karena, belum apa2 akhirnya terpaksa tiap hari bangun pagi, yang konon kabarnya lebih sehat dibanding bangun siang hari…
Yah, ini memang hari terakhir di bulan Februari ’09, tapi jelas bukan hari terakhir di tahun 2009… Memang bulan ini berlalu dengan cepat… Begitu banyak perubahan yang terjadi dengan cepat, secepat berlalunya bulan ini… Dan sepertinya, masih akan banyak perubahan yang akan terjadi di bulan2 yang akan datang… Semoga setiap perubahan yang akan terjadi di bulan2 mendatang tetap dalam kendali kita, demi kehidupan yang lebih baik, dan bukan sebaliknya, di mana kita menjadi bulan2an dari perubahan…
Februari ’09 yang begitu cepat.. Banyak orang berkata, dalam hubungannya dengan teori relativitas dari Albert Einstein, bahwa waktu, yang sebenarnya berjalan dengan tetap, akan terasa berlalu dengan cepat ketika kita menikmatinya… Februari ’09, kami benar2 menikmatimu dengan segala perubahan yang kau bawa… terimakasih… Dan terimakasih juga wahai Februari ’09, karena telah mengantarkan kami menuju Maret ’09… Esok hari, entah apakah engkau yang akan meninggalkan kami atau justru kami yang meninggalkanmu.. tapi, tidak akan ada pagi di bulan Maret ’09 jika selama 28 hari ini engkau tidak hadir dalam kehidupan kami…
Terimakasih Februari ’09 yang begitu cepat…
Hujan.. hujan..
Posted by bambam in Celoteh Cemar on February 11th, 2009
Beberapa hari ini rasanya hujan selalu menghiasi suasana.. nggak hanya siang, malam pun hujan masih turun… Seakan Langit sedang mengalami puber dan sedang jatuh cinta terhadap Bumi, dan setiap saat mengirimkan rayuan kata2 cintanya melalui tetesan air hujan setiap saat, tanpa kenal lelah… Dan Bumi pun selalu menerima setiap kata, setiap kalimat, setiap syair cinta itu dengan tangan terbuka, dan seperti nggak akan pernah merasa bosan dengan belaian dan kata2 merayu itu…
Padahal, justru karena hujan yang turun dari Langit itu, Bumi seperti kehilangan pesona bagi para penghuninya… beberapa laporan berita tentang banjir menegaskan hal itu.. belum lagi banyaknya keluhan karena aktivitas2 yang terganggu akibat hujan yang turun dengan deras dan lama…
Ironis… hujan yang katanya merupakan syair cinta dari Langit kepada Bumi.. menjadi momok yang begitu menakutkan bagi sebagian besar orang, terutama warga Jakarta… Takut akan hadirnya banjir di sebagian wilayah, baik perumahan maupun perkantoran.. takut akan terjadinya gangguan pada sarana publik, baik transportasi maupun komunikasi.. kekhawatiran akan terhambatnya rutinitas sehari-hari, seperti sekolah, bekerja, maupun nongkrong.. bahkan kengerian terjadinya angin puting beliung sempat2nya merasuk ke dalam pikiran…
Coba bayangkan ketika musim hujan belum tiba, atau bahkan telah berlalu… ketika panas matahari menyengat seperti nggak mau kompromi apa yang sedang terjadi dan apa yang sedang kita lakukan.. ketika segelas minuman dingin pun belum tentu bisa mengusir dahaga.. ketika tanaman dan tumbuhan pun enggan memberikan manfaat kepada mahluk lainnya, karena mereka pun merasakan kehausan yang sangat.. betapa ketika saat itu kita berharap akan hujan…
Ah… hujan…
Sebenarnya.. salah siapakah kita takut terhadap dampak yang dibawa hujan, sementara di lain waktu sebenarnya kita menanti turunnya??? Apakah Langit bersalah, telah menyirami Bumi yang dicintanya dengan kalimat2 cinta?? Atau.. salahkah kami, wahai langit, yang telah melakukan perusakan di wajah kekasihmu ini dengan dalih kemajuan demi kemakmuran umat manusia??? Ada orang yang pernah berkata, kalo saya nggak salah kutip, bahwa pohon adalah pena, dan hutan adalah puisi cinta yang dituliskan Bumi kepada Langit.. namun kita tebang pohon, menggunduli hutan, menjadikannya kertas, dan menuliskan kehampaan di atasnya… Jadi, apakah manusia bersalah, karena telah mencegah Bumi membalas syair2 pujian yang datang dari langit karena kita habiskan hutannya?? Mungkinkah hujan yang diberikan Langit kepada Bumi bukan merupakan kata2 rayuan, tapi merupakan kemurkaan Langit terhadap Bumi yang udah jarang, hampir nggak pernah lagi mengirimkan puisi cinta, bahkan malah memberikan ejekan dan hinaan kepada Langit dalam bentuk polusi?? Atau, mungkin saja hujan yang terus menerus dan mendatangkan sekian banyak musibah ini merupakan hukuman bagi kita yang diberikan oleh Langit karena telah menyakiti dan menodai Bumi yang selama ini menjadi kekasihnya…
Mana yang benar?? Siapa yang salah???
Nggak perlu lagi main salah2an seperti anak kecil.. lebih baik mikir dan merenung apa yang akan kita lakukan saat ini dan berikutnya di masa yang akan datang.. karena janji Langit kepada Bumi tanah air kita akan selalu ditepati, bahwa dalam setiap tahunnya akan datang musim bercinta bergantian dengan musim dahaga.. lebih baik kita bersiap diri, kalo nggak mau dibilang berpasrah diri, menghadapi rencana sepasang kekasih, Langit dan Bumi…
Ah… hujan…
Daripada pusing dan bingung mikirin persediaan celana dalam bersih yang makin sedikit karena cucian nggak kering2… daripada ngedumel dan marah2 sendiri karena seluruh tubuh basah tersiram hujan dan beberapa rencana terpaksa dibatalkan… mari..!! Lebih baik kita berkemul dan bersantai ditemani keluarga, sahabat, dan kerabat.. menikmati secangkir minuman hangat kesukaan masing2.. menyaksikan kelanjutan kisah cinta sepasang kekasih hasil karya Sang Pencipta, Langit dan Bumi… hmm…
Weekend Terakhir di Januari ’09
Posted by bambam in Activities on February 5th, 2009
Akhirnya sebulan telah berlalu dari tahun 2009.. Masih banyak impian dan tujuan yang belum selesai… Ada yang bilang, jangan terlalu ngotot, toh baru sebulan terlalui… Tapi, kalo nggak ngotot, takutnya terlena, dan target2 kecil malah nggak tercapai, dan bahkan malah mungkin nggak ada yang terselesaikan, sehingga terbuang percuma… Walau masih banyak tujuan yang belum tercapai karena kadang berasa seperti sedang berjalan di tempat, banyak hikmah yang bisa diambil, dan banyak pengalaman yang bisa dijadikan guru…
Akhir pekan terakhir di bulan Januari 2009 diwarnai dengan beberapa kegiatan… Dimulai dari hari Jumat, 30 Januari 2009, selepas maghrib, berangkat mengikuti pertemuan Kopdar Merajut, entah yang ke berapa, yang “diprakarsai” oleh Yuliazmi… Malam itu Wetiga rame.. mau makan aja repot banget, dan kami nggak kebagian tempat lesehan.. jadi deh merajut di meja… Pulangnya, setelah hari berganti, sekalian nganter Belutz dulu ke kostnya, di daerah Kebon Jeruk..
Sabtu, 31 Januari 2009, jadi hari krida, karena harus masuk pagi di RS Qadr.. Pagi itu kunjungan cukup rame, bahkan sampai jam 15.00 aja belum ada satu batang pun fatsal-5 yang jadi korban… Jam 16.00 dr. Solihati nelpon, bilang katanya beliau datang untuk menggantikan jaganya agak terlambat… Alhamdulillah.. dikasih rejeki sama dr. Solihati… terima kasih, dok… dan, akhirnya, beberapa saat sebelum maghrib, dr. Olie (panggilan akrab dr. Solihati di RS Qadr) dateng, dan setelah operan, selesailah tugas jaga hari itu… Berhubung hujan turun dengan lebatnya, niat buru2 pulang ditunda karena jarak pandang sangat2 pendek… toh malam minggu ini juga nggak punya acara apa2, karena Luki lagi jaga 24 jam, baru pulang besok paginya… Sempat datang SMS dari Riyogarta nawarin untuk nyusul ke daerah Tigaraksa, karena kebetulan beliau ini lagi ada acara di sana dari pagi, tapi, mohon maaf, tawaran terpaksa ditolak untuk saat ini, karena ya itu tadi, hujan lebat, dan sebenernya capek… Akhirnya, hari ini diakhiri, dan langsung pulang ke rumah di Cilandak…
Minggu pagi, hari pertama bulan Februari 2009, dimulai dengan acara menjemput Luki yang abis jaga 24 jam, dan sebelum pulang mampir ke Setiabudi One, buat sarapan di “Ming”… Selesai sarapan sempat jalan2 sebentar, trus baru pulang ke Cilandak untuk melanjutkan tidur yang terpotong karena harus menjemput itu tadi… Sore harinya, setelah bangun tidur siang, kami pergi ke Pondok Kelapa, ke rumah mertua, orang tuanya Luki, yang katanya lagi ada kumpul2 keluarga.. tapi ternyata oh, ternyata, pas sampe sana, barusan aja acaranya bubar dan udah pada pulang… Jadi, pindah istirahat aja.. tapi akhirnya jam 23an kita pamit dan kembali ke Cilandak.. emang sempat diprotes sih, ditanyain kok nggak nginep aja… berhubung Luki besoknya akan jaga dan perlengkapan tempurnya masih di Cilandak, jadi malam itu juga memang harus kembali ke Cilandak….
Akhir pekan terakhir di Januari 2009; keluarga, teman, dan kerja… Lengkap!! Sekarang bersisa 11 bulan lagi aja untuk memenuhi semua impian, khayalan, dan harapan untuk tahun ini… Tetap dengan Bismillah, meneruskan langkah, siap dengan semua kejutan indah, tegar menghadapi tantangan…