Archive for April, 2009
Katarak.. Baksos.. Habis Gelap Terbitlah Terang…
Posted by bambam in Activities on April 27th, 2009
Akhir pekan terakhir di bulan April ’09 bener2 seru.. melelahkan.. tapi menyenangkan.. hari Jumat dan Sabtu yang rame.. penuh dengan kegiatan yang memberi warna berbeda dengan hari2 lainnya..
Jumat, 24 April 2009, ada screening untuk persiapan pra-operasi acara bakti sosial operasi katarak massal di RS Qadr.. Acara ini hasil kerjasama Persatuan Ikatan Istri Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Pusat, PERDAMI Jaya, dan Dinkes Kabupaten Tangerang.. Acara yang berlangsung 2 hari ini dimulai dengan acara screening ini.. Sekitar 300an orang calon pasien yang datang nggak hanya dari sekitar RS Qadr, tapi dari wilayah2 se-Kabupaten Tangerang, sampai Situ Gintung, bahkan dari Rawamangun, mengantri dari pagi untuk melakukan pemeriksaan screening yang meliputi pendaftaran dan pemeriksaan kelengkapan administrasi, pengukuran berat badan dan tekanan darah, pemeriksaan visus, pengukuran tonometri, pemeriksaan gula darah sewaktu, pengukuran lensa mata, pencukuran bulu mata, dan tanda tangan surat ijin operasi… Banyak pasien langganan RS Qadr yang kaget dengan penuhnya tempat parkir oleh ambulans2 milik Puskesmas dan kendaraan lain yang mengantar para calon pasien operasi katarak.. dokter2 tetap yang berpraktek di Qadr sampe merelakan parkir di luar portal, bahkan lapangan bola pun disulap jadi lapangan parkir sementara…
Sabtu, 25 April 2009, pelaksanaan bakti sosial operasi katarak massal dilaksanakan.. Pengunjung nggak serame hari sebelumnya, karena hari ini hanya yang udah lolos pemeriksaan awal aja yang datang bersama pengantarnya… Dari 300an orang yang di hari sebelumnya ikutan screening, bersisa kurang lebih 102 orang yang akan melaksanakan operasi katarak.. Acara dimulai dengan sambutan2 dari yang berkepentingan, trus baru acara inti, pelaksanaan operasi dimulai, kira2 jam 10an… Sebelum dilakukan operasi, terhadap masing2 peserta dilakukan lagi pengukuran tekanan darah, dan bagi yang ternyata tekanan darahnya tinggi, maka pelaksanaan operasi terhadapnya dibatalkan.. ih.. ini bahasa ribet banget… dan dari 100an orang itu, akhirnya hanya 93 orang yang dioperasi.. Alhamdulillah semua acara berjalan dengan baik dan lancar, walaupun konon kabarnya ada alat yang terlambat sampe di RS Qadr karena konon kabarnya lagi terjadi kemacetan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Merak karena ada truk dengan muatan saos dan kecap terbalik di jalan tol (kebetulan korban dibawa oleh ambulan Jasa Marga ke RS Qadr juga), dan kurang lebih jam 20.00 hari itu, semua peserta selesai dioperasi dengan baik… Tinggal acara besoknya, Minggu, 26 April ’09, para peserta akan menjalani pemeriksaan post-operasi, yang nggak seheboh 2 hari ini…
Terimakasih untuk semua yang udah terlibat dalam akhir pekan yang seru ini.. Terimakasih kepada para Kartini masa kini yang tergabung dalam Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, yang telah berpartisipasi dalam acara ini.. setidaknya, habis gelap terbitlah terang bagi para pasien bakti sosial operasi katarak massal kali ini…
Wahai Raden Ajeng Kartini, lihatlah para penerusmu ini.. yang telah mewujudkan kata2mu.. habis gelap terbitlah terang.. setelah sekian lama gelap karena katarak, saat ini puluhan orang menyongsong terangnya hari setelah operasi..
Pemilu, Kartini, dan Semangat Emansipasi…
Posted by bambam in Activities, Celoteh Cemar on April 21st, 2009
Cukup lama tas kecil ini terbengkalai dan nggak ditambahin isinya… Sepertinya saat ini, ketika akhirnya ketemu kesempatan, mari kita mulai mengisinya lagi…
April ’09, bulan dengan beberapa kegiatan, baik yang rutin maupun yang terjadi setahun sekali, bahkan 5 tahun sekali… Kegiatan rutin seperti biasa, jaga malam di RS Qadr tiap hari Rabu, di RS Setia Mitra tiap Senin, dan tiap pagi di Apotik Delatinos kalo lagi nggak males dan nggak bangun kesiangan… Sejauh ini nggak ada kasus aneh yang bener2 aneh.. nggak pernah dapet yang katanya penyakit kaki tangan dan mulut atau terkenal dengan sebutan flu singapur, yang sempat bikin heboh masyarakat Depok… Anehnya, kenapa jadi sering nerima pasien retensio urine dan pasien hipokalemi ya???
Hari ini, Selasa, 21 April 2009, bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Kartini.. Banyak cara untuk memperingati hari yang katanya juga hari emansipasi wanita di Indonesia.. ada yang berkebaya di tempat kerja, atau pake batik, dan cara2 lain.. stasiun radio favorit kami, KIS FM 95.1 Jakarta memperingatinya dengan cara hanya memainkan lagu2 yang dinyanyikan oleh perempuan.. Jadi inget jaman di Semarang dulu, waktu masih kuliah bareng2 di Gunung Brintik, Ruang B dan Ruang C.. kami anak2 PerSEn (Persaudaraan Sembilan Enam) atau ada yang nyebut Persenners, merayakannya dengan memakai batik untuk laki2 dan memakai selendang untuk perempuan.. yang jadi pertanyaan saat ini, kenapa jadinya yang pake batik dan sarung saat itu cuma saya aja???
Oya.. tanggal 9 April ’09 kemaren sebagian bangsa Indonesia juga mengikuti acara yang katanya Pesta Demokrasi.. Pemilihan Umum Legislatif dengan cara baru, mencontreng… Yah, berhubung saya bukan ahli politik, pengamat politik pun bukan, jadi, selamat berpesta aja, dan bersiap untuk menghadiri pesta jilid 2, Pemilu Presiden.. Ngomong2 tentang pesta ini, kenapa sih bagi pasien rawat inap di rumah sakit-rumah sakit pada Pemilu sekarang ini nggak disediakan TPS Keliling seperti Pemilu sebelumnya?? Apakah orang sakit jadi hilang haknya sebagai warga negara?? Apa mereka nggak boleh ikut berpesta seperti saudara2 mereka yang sehat?? Apa mereka harus cuti dari perawatan untuk sebentar menghadiri TPS di daerah tempat tinggal mereka masing2?? Di luar niat mereka yang mungkin sebagian memang mantap untuk mengikuti barisan golongan putih, apakah mereka nggak punya hak untuk memilih wakil mereka di parlemen?? Dengan data dari Depkes tahun 2006, jumlah rumah sakit di Indonesia yang berjumlah 1.292, dengan jumlah tempat tidur 138.451, dengan asumsi di saat Pemilu jumlah tempat tidur itu terisi oleh warga negara yang punya hak pilih sebanyak 40%-nya aja, berarti ada kira2 55 ribuan orang yang hak pilihnya terbengkalai.. Yah, sekali lagi, saya bukan seorang pengamat politik.. pengamat perumahsakitan juga bukan… Saya juga nggak tau apa yang terjadi di rumah sakit-rumah sakit lain.. yang saya tau di RS Qadr nggak ada TPS untuk pasien… Semoga nantinya, ketika Pemilu Presiden, hak pasien ini bisa tersalurkan.. atau, apakah semua rumah sakit di Indonesia tutup serentak dan menolak pasien rawat inap bahkan memulangkan dengan paksa para pasien rawat inap ketika hari pemilihan?? Ah.. hanya yang punya kebijakan yang tau..
Jadi.. Selamat ulang tahun wahai Raden Ajeng Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia… Semoga perjuanganmu tidak sia2 hanya dalam perayaan tiap tahunnya… Kepada para Kartini modern dan Kartini2 muda.. sanggupkah kalian menyelami makna perjuangan RA Kartini dan meneruskan perjuangan luhurnya?? Seperti apakah perjuanganmu?? Dan akan dibawa ke arah mana perjuangan yang telah dirintis almarhumah???
Di hari emansipasi ini juga, ke manakah para pejuang emansipasi?? Mereka yang memperjuangkan persamaan hak untuk memilih dalam Pemilu oleh orang2 sakit yang berbaring di ruang2 perawatan rumah sakit?? Atau akankah hak mereka akan terpasung dalam sepi?? Seperti Pahlawan Kartini berkata dalam bukunya, habis gelap terbitlah terang.. semoga terang segera datang dan menyapa, memberikan jawaban, serta mengembalikan hak orang2 yang terpasung di atas ranjang perawatan rumah sakit..
Aaahh.. hanya sebuah celoteh di Hari Kartini ’09…





