Bambam "taskecil" Ambril
Ini kisah kecil tentang Bambam “taskecil” Ambril yang sebenarnya ukuran tubuhnya tidak kecil..
Terlahir sebagai Arif Abraham Ambril — nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya, dr. Ambril Nurdin dan dr. Aida Fatmi — pada tanggal 29 November 1979 di Jakarta, seorang kakak bagi dr. Arlif Arsyad Ambril…
Menjalani pendidikan formal mulai dari tahun 1984 di TK Adik Irma Suryani Nasution (saat itu masih berlokasi di seberang Pasar Cikini, Jakarta), yang kemudian pada tahun 1985 berlanjut ke SD Adik Irma Suryani Nasution di lokasi yang sama. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar pada tahun 1990, memulai pendidikan menengah di SMP Sumbangsih (dulu masih di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan), yang lalu di tahun 1993 diterima di SMA Negeri 8 Jakarta. Setelah lulus dari SMA, di tahun 1996 hijrah ke Semarang, Jawa Tengah, untuk mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Setelah lulus dengan gelar S.Ked. di belakang nama di tahun 2001, masih meneruskan luntang-lantung di Semarang, sampai pada akhirnya, di tahun 2006 lulus sebagai dokter, setelah mengalami masa kepemimpinan 3 rektor (Prof. Muladi, SH., Prof. Ir. Eko Budiardjo, Prof. Dr. dr. Susilo Wibowo) dan 3 dekan (dr. Anggoro DB Sachro, Prof. dr. Kabulrachman, dr. Soejoto), dan diwisuda dan diambil sumpah sebagai dokter di awal tahun 2007.
Setelah lulus dari FK Undip Semarang, dan setelah kembali ke Jakarta, di bulan Maret 2007 memulai karir sebagai dokter umum di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Qadr (UGD RS Qadr), Kelapa Dua, Tangerang. Pada bulan Mei 2007 menambah kesibukan diri sebagai dokter umum di UGD RS Setia Mitra, Jakarta Selatan.
Seiring waktu berlalu, pada 15 Juni 2008, berakhirlah masa lajang dengan melangsungkan pernikahan dengan dr. Luki Kusumaningtyas, putri kedua dari pasangan dr. Dwi Juwono, SpPD dan Ir. Laksmi Palupi, MSc., di Panti Prajurit Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan.
Saat ini, di sela kesibukannya menjalani profesi dokter, Bambam Ambril dengan tas kecilnya masih sering ditemui di sekitar Pink Studio, Jl. Keuangan III/74 Cilandak, dan di Roti Bakar Wiwied, Jl. Fatmawati.. dan sejak mengenal plurk, sering dijumpai sedang melakukan kopdar bersama para plurkers lainnya, walau sekarang makin jarang ikut kopdar.. dan belakangan, bisa diajak ngobrol dan dilacak keberadaannya melalui koprol..